Nasional

Gubernur Ahmad Luthfi Kenang Sosok Michael Bambang Hartono: Tokoh Nasional yang Menginspirasi

BERITASEMARANG.ID – Suasana haru menyelimuti Gedung Olahraga (GOR) PB Djarum, Jati, Kabupaten Kudus, pada Selasa (24/3/2026). Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, hadir langsung untuk memberikan penghormatan terakhir kepada mendiang Chairman PT Djarum, Michael Bambang Hartono, yang tutup usia pada Kamis lalu.

​Dalam kunjungannya, Ahmad Luthfi menyampaikan duka cita yang mendalam atas berpulangnya salah satu tokoh bisnis terbesar di Indonesia tersebut. Menurutnya, kepergian Bambang Hartono bukan hanya kehilangan bagi keluarga besar Djarum, melainkan juga bagi masyarakat Jawa Tengah dan Indonesia.

​Kehilangan Tokoh Nasional yang Berjasa

​Gubernur Luthfi menegaskan bahwa kontribusi almarhum semasa hidup sangat besar, terutama dalam menggerakkan ekonomi dan mendukung program-program pemerintah di wilayah Jawa Tengah.

​“Kita sangat kehilangan tokoh nasional, pengusaha nasional dari wilayah kita. Ini menjadi duka yang mendalam. Saya sebagai Gubernur bersama seluruh masyarakat, khususnya wilayah Kudus, mengucapkan belasungkawa yang sedalam-dalamnya,” ujar Luthfi.

​Jejak Filantropi dan Ekonomi Hijau

​Lebih lanjut, Luthfi mengenang almarhum sebagai pengusaha yang peduli pada isu sosial dan lingkungan. Beberapa kontribusi nyata yang ia soroti antara lain:

Perkuat Transparansi, OJK dan SRO Tuntaskan 4 Agenda Reformasi Pasar Modal

  • Dukungan Sosial: Partisipasi aktif Djarum dalam menyukseskan program mudik gratis bagi warga Jawa Tengah.
  • Ekonomi Hijau: Komitmen almarhum membawa Grup Djarum menjadi pionir dalam pengembangan green economy yang diakui dunia.
  • Dunia Olahraga: Melalui PB Djarum, almarhum telah melahirkan banyak legenda bulu tangkis yang mengharumkan nama bangsa di kancah internasional.

​Prosesi Pemakaman di Rembang

​Jenazah Michael Bambang Hartono sebelumnya tiba di Kudus pada Minggu (22/3/2026) malam setelah disemayamkan di Jakarta. Ratusan pelayat, mulai dari karyawan hingga tokoh publik, terus berdatangan untuk memberikan doa terakhir selama masa persemayaman tiga hari di Kudus.

​Rencananya, prosesi pemakaman akan dilaksanakan pada Rabu, 25 Maret 2026, di Rembang.

​Bambang Hartono wafat di Singapura pada usia 86 tahun. Bersama saudaranya, Robert Budi Hartono, ia berhasil membangun imperium bisnis Grup Djarum yang merambah berbagai sektor, mulai dari perbankan (BCA) hingga teknologi, namun tetap dikenal dengan gaya hidupnya yang bersahaja dan kepedulian sosial yang tinggi melalui Djarum Foundation.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement