Ekonomi Pendidikan

Perkuat Ketahanan Pangan, FIND4S Indonesia Ajukan Program FORC3S ke Konsorsium Erasmus Plus di Belgia

BERITASEMARANG.ID – Delegasi FIND4S Indonesia resmi mengajukan gagasan perluasan kerja sama internasional melalui program FORC3S (Food Research for Safety, Security, and Sustainability) kepada Konsorsium Erasmus Plus. Langkah strategis ini dipaparkan langsung di hadapan Duta Besar RI untuk Kerajaan Belgia, Luxemburg, dan Uni Eropa, Andy Rachmianto, pada Jumat (10/4/2026).

​Koordinator FIND4S Indonesia, Dr. Yoga Pratama, menjelaskan bahwa FORC3S merupakan pengembangan dari program FIND4S yang telah berjalan selama dua tahun terakhir. Fokus utamanya adalah mengintegrasikan riset akademis dengan kebutuhan nyata masyarakat dan pemerintah daerah.

​Dalam audensi di Kedutaan Besar RI di Brussel tersebut, Dr. Yoga menekankan pentingnya dukungan pemerintah dalam menyelesaikan persoalan pangan di hilir.

​”Di tengah masyarakat masih banyak ditemukan persoalan keamanan pangan dan keberlanjutan yang tidak bisa diselesaikan oleh pihak kampus sendiri tanpa keterlibatan pemerintah,” ujar Dr. Yoga.

​Implementasi FORC3S nantinya akan melibatkan kelompok usaha produktif di bawah binaan pemerintah daerah, sehingga hasil riset universitas dapat langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas.

Sekda Jateng Lepas Ratusan Pelari Ultra di Semarang Mountain Race 2026

​Duta Besar RI, Andy Rachmianto, menyambut hangat inisiatif ini. Ia menyatakan bahwa FORC3S sejalan dengan program prioritas pemerintah pusat, Asta Cita. Dukungan serupa juga datang dari Atase Pertanian, Winarti Halim, yang menilai program ini sangat relevan dengan isu terkini seperti program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan pengembangan sektor persusuan di Jawa Tengah.

​Turut hadir dalam pertemuan tersebut beberapa staf diplomatik, antara lain:

  • Caka Alverdi Awal (Wakil Kepala Perwakilan RI)
  • Agustina Dian Kartika Dharmawati (Konselor)
  • Winarti Halim (Atase Pertanian)

​Kunjungan ke Belgia ini merupakan bagian dari rangkaian keikutsertaan delegasi FIND4S Indonesia dalam 14th Biennial International Conference on Food Simulation (FOODSIM 2026) yang akan digelar di KU Leuven – Campus Ghent pada 15–17 April mendatang.

​Adapun tujuh perguruan tinggi yang tergabung dalam konsorsium FIND4S Indonesia dan diwakili dalam pertemuan tersebut adalah:

  1. Universitas Diponegoro (Undip): Dr. Yoga Pratama & Dr. Muhammad Abduh
  2. Universitas Semarang (USM): Prof. Rohadi
  3. Universitas 17 Agustus 1945 (Untag): Dr. Enny Purwati Nurlaili
  4. Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus): Dr. Muhammad Yusuf
  5. Universitas Nasional Karangturi (Unkartur): Martina Widhi Hapsari, M.Sc.
  6. Universitas Tidar (Untidar): Muhammad Iqbal Fanani Gunawan, M.Si.
  7. Universitas PGRI Semarang (UPGRIS): Dr. Arief Rakhman Affandi

​Program FIND4S sendiri bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pendidikan tinggi di Indonesia dalam menjawab tantangan sistem pangan berbasis data. Program ini didukung oleh konsorsium universitas ternama di Eropa, yakni KU Leuven (Belgia) sebagai koordinator, Hochschule Anhalt (Jerman), University College Dublin (Irlandia), dan Universidade Católica Portuguesa (Portugal).

Kepesertaan BPJS Kesehatan di Jateng Tembus 98,81%, Kini Kejar Target Keaktifan Peserta

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement