Semarang Olahraga

Stadion Tri Lomba Juang Ditutup Sementara Mulai Juli 2026, Pemkot Semarang Siapkan Lintasan Lari Berstandar Internasional

BERITASEMARANG.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang berkomitmen penuh untuk menghadirkan fasilitas publik yang berkualitas sekaligus memperkuat posisi ibu kota Jawa Tengah sebagai magnet baru sport tourism. Salah satu langkah konkret yang diambil adalah melakukan pembenahan menyeluruh terhadap Stadion Tri Lomba Juang (TLJ).

​Demi kelancaran proyek renovasi, khususnya pada area lintasan lari (jogging track), Pemkot Semarang akan menutup sementara Stadion TLJ selama dua bulan, mulai Juli hingga Agustus 2026.

​Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, menegaskan bahwa peningkatan fasilitas olahraga ini merupakan investasi jangka panjang untuk mewujudkan kota yang sehat, nyaman, dan ramah terhadap gelaran event skala regional maupun nasional.

​Meski Stadion TLJ ditutup, Agustina memastikan aktivitas olahraga masyarakat tidak akan lumpuh. Pemkot telah menyiapkan infrastruktur alternatif yang siap menampung antusiasme warga.

​”Warga tetap bisa berolahraga di fasilitas lain milik Pemkot Semarang. Kita punya Stadion Sidodadi yang baru selesai diperbaiki dan kualitasnya juga sangat baik. Yang terpenting, masyarakat tetap terlayani selama proses pembenahan berlangsung,” ujar Agustina usai meninjau langsung kondisi stadion, Rabu (10/6/2026).

Satgas PASTI Tindak Tegas Universal Peak dan BAFI Group Indonesia Terkait Investasi Fiktif dan Jasa Pinjol Ilegal

​Gunakan Material Bersertifikat Internasional (IAAF)

​Proses perbaikan lintasan atletik di TLJ sengaja dilakukan secara teratur dan tidak terburu-buru. Pasalnya, pengerjaan ini menggunakan material khusus yang bersertifikat International Association of Athletics Federations (IAAF) dan dilengkapi masa garansi selama lima tahun.

​Kepala Dinas Penataan Ruang (Distaru) Kota Semarang, Ferry Kuntoaji, menjelaskan bahwa proyek ini saat ini sudah memasuki tahap pra-kualifikasi lelang. Selain fokus pada lintasan lari, proyek ini juga mencakup perbaikan pada lapangan tenis di kawasan stadion.

​Pemkot Semarang menargetkan seluruh rangkaian renovasi ini rampung sebelum perhelatan akbar Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah.

​”Juli, Agustus, September pengerjaan dan penyempurnaan. Saya optimistis nanti bisa digunakan dengan layak untuk Porprov dan menjadi kebanggaan warga Semarang,” tambah Agustina.

​Dongkrak Ekonomi Lewat Sport Tourism

​Lebih dari sekadar perbaikan fisik, Agustina menekankan pentingnya pengelolaan fasilitas publik yang bersih, terawat, dan berkelanjutan. Ia berharap, setelah stadion ini bersolek, komunitas dan pegiat olahraga dapat makin produktif menggelar acara di Semarang.

Dishub Kota Semarang Sukses Gelar Pemilihan Pelajar Pelopor Keselamatan Lalu Lintas 2026

​Kehadiran fasilitas berstandar tinggi dinilai akan menjadi magnet kuat untuk menarik wisatawan dan peserta dari luar daerah, yang pada akhirnya akan menggerakkan roda perekonomian lokal.

​”Kalau komunitas dan pegiat sport tourism bisa menghadirkan event secara rutin dan terjadwal, sekecil apa pun kegiatannya akan memberikan dampak ekonomi bagi kota. Orang datang, menginap, berbelanja, dan menikmati destinasi di Semarang. Di situlah olahraga menjadi penggerak ekonomi sekaligus kebanggaan kota,” pungkasnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement