Ekonomi Semarang

​Promosikan Karya Lokal, Bandara Semarang Boyong UMK Binaan ke INACRAFT 2026  

BERITASEMARANG.ID – PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang berkomitmen mendorong pengembangan Usaha Mikro dan Kecil (UMK) binaan agar mampu menembus pasar yang lebih luas.

Komitmen tersebut diwujudkan dengan mengikutsertakan salah satu UMK binaan, Studio Patung, dalam ajang pameran kerajinan terbesar di Indonesia, INACRAFT Festival 2026, yang berlangsung pada 15–19 Juli 2026 di Jogja Expo Center (JEC), Yogyakarta.

​Pameran bergengsi ini dibuka secara resmi oleh Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X. Ajang ini menjadi titik temu strategis bagi para pelaku industri kreatif, pengrajin, dan pembeli dari skala nasional hingga mancanegara.

​General Manager Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang, Sulistyo Yulianto, menyatakan bahwa keikutsertaan ini merupakan bentuk nyata dukungan terhadap pemberdayaan UMK lokal agar semakin dikenal luas serta memiliki kesempatan memperluas jaringan bisnis.

​”Studio Patung menghadirkan karya-karya patung handmade yang dibuat dengan ketelitian, dedikasi, dan sentuhan seni bernilai estetika serta karakter yang kuat di balik setiap detailnya,” ujar Sulistyo.

Wajah Baru Stasiun Tawang: Menjaga Sejarah, Memacu Ekonomi Semarang

​Studio Patung sendiri dipimpin oleh Sutrisna dan telah berdiri sejak 2018 di Growong Lor, Juwana, Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Dalam ajang INACRAFT 2026, mereka menampilkan keunikan seni pahat dengan desain artistik bernilai tinggi, mulai dari figur manusia, satwa, hingga ornamen dekoratif.

​Melalui partisipasi ini, pihak bandara berharap dapat membuka peluang pasar yang lebih luas bagi produk lokal Jawa Tengah sekaligus memberikan dampak positif berkelanjutan bagi perekonomian daerah.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement