BERITASEMARANG.ID – Universitas Diponegoro (UNDIP) menyerahkan lima Unit Pengolahan Air Tanggap Bencana (mobile water treatment) kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di Halaman Widya Puraya, UNDIP, Selasa (1/9). Inovasi hasil olah riset Prof. Dr. I Nyoman Widiasa, S.T., M.T. bersama tim ini disiapkan untuk mendukung kebutuhan air di wilayah terdampak bencana, khususnya di Jawa Tengah.
Rektor UNDIP, Prof. Dr. Suharnomo, S.E., M.Si., menegaskan bahwa langkah ini merupakan wujud komitmen kampus dalam mendarmabaktikan riset demi kepentingan masyarakat luas. Unit ini memiliki keunggulan teknologi yang mampu memproses air baku tidak hanya menjadi air bersih, tetapi juga air minum yang aman dikonsumsi.
Setiap unit mobile water treatment ini memiliki kapasitas produksi hingga 20 ribu liter air bersih dan 2 ribu liter air minum per hari. Perwakilan mitra BNPB, Martino Budiawan, mengapresiasi keunggulan teknologi UNDIP yang dinilai lebih kompleks dibanding alat sejenis.
Pada tahap awal, kelima unit ini akan disiagakan untuk merespons kebutuhan darurat bencana di wilayah Jawa Tengah sebelum didistribusikan lebih lanjut sesuai pemetaan di lapangan.

Komentar