BERITASEMARANG.ID – Keterbatasan akses darat dalam proyek pembangunan Tanggul Pantai I Demak melahirkan inovasi tepat guna. Tim dosen S1 Teknik Sipil Universitas Semarang (USM) merancang platform apung (ponton) untuk memperlancar mobilisasi material konstruksi melalui jalur perairan di Kecamatan Sayung, Demak.
Inovasi tersebut lahir dari program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang diketuai Dr. Ir. Dhamang Budi Cahyono, ST, MT, IPM, ACPE, bersama CV Dwipa Abidaya dan CV Jati Utama. Pendampingan teknis ini mencakup perancangan hingga pembuatan ponton yang disesuaikan dengan karakteristik wilayah pesisir.
”Platform apung ini menjadi alternatif transportasi material yang fleksibel dari area penyimpanan menuju lokasi proyek lewat jalur sungai dan perairan,” ujar Dhamang.
Melalui kolaborasi ini, USM membuktikan komitmennya dalam menghadirkan solusi teknik sipil yang praktis dan langsung menjawab kendala di lapangan.

Komentar