Jateng Serambi Islam

LFSP Jateng Gandeng Darul Hadist Awwamiyah Turki, Buka Akses Beasiswa Ilmu Hadis untuk Santri

BERITASEMARANG.ID – Lembaga Fasilitasi dan Sinergitas Pesantren (LFSP) Jawa Tengah terus bergerak masif dalam memperluas jejaring pendidikan internasional bagi kalangan pesantren. Terbaru, LFSP Jateng resmi menjalin kerja sama strategis dengan Darul Hadist Awwamiyah Turki untuk menyelenggarakan program beasiswa pendidikan ilmu hadis.

​Penandatanganan naskah kerja sama tersebut dilakukan langsung oleh Ketua LFSP Jateng Prof. Dr. Hasyim Muhammad bersama Pimpinan Darul Hadist Awwamiyah Turki Prof. Dr. Muhyiddin Awwamah dan Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin Maimoen di Rumah Dinas Wakil Gubernur Jateng, Semarang, Kamis (3/9).

​Ketua LFSP Jawa Tengah, Prof. Dr. Hasyim Muhammad, menegaskan bahwa langkah ini merupakan komitmen berkelanjutan LFSP dalam memajukan kualitas sumber daya manusia (SDM) santri dan pengasuh pesantren di Jawa Tengah.

​”Kami akan terus mengembangkan kerja sama dengan berbagai pihak yang mempunyai kepedulian dan konsen dalam memajukan santri dan pondok pesantren di Indonesia, khususnya di Jawa Tengah,” tegas Prof. Hasyim.

​Melalui kemitraan yang difasilitasi LFSP ini, para peserta program akan mengikuti pembelajaran ilmu hadis secara daring selama satu tahun. Peserta yang dinyatakan lulus ujian akhir berhak melanjutkan pendidikan intensif selama satu bulan di Turki dengan seluruh fasilitas tempat tinggal dan konsumsi yang disediakan.

Garuda Tambah Penerbangan dan Diskon Tiket untuk Kafilah MTQ Nasional XXXI

​Selama di Turki, para santri binaan LFSP tidak hanya mendalami ilmu hadis, tetapi juga dibekali keahlian khusus dalam penelitian serta pengkajian manuskrip-manuskrip kuno karya ulama klasik.

​Program ini sekaligus memperkuat capaian LFSP Jateng. Hingga tahun 2026, lembaga ini tercatat telah menyalurkan beasiswa kepada 73 santri dan pengasuh pesantren, di mana 15 di antaranya berhasil melanjutkan studi ke luar negeri.

​Langkah responsif LFSP Jateng ini mendapat apresiasi penuh dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen menilai inisiatif LFSP sangat linear dengan program prioritas Pemprov Jateng, Pesantren Obah, dalam mengoptimalkan potensi lebih dari 5.300 pondok pesantren di wilayah tersebut.

​Penandatanganan kerja sama ini turut disaksikan para pimpinan lembaga penting daerah, di antaranya Ketua Baznas Jateng Dr. KH Ahmad Darodji, M.Si., Sekretaris Umum MUI Jateng Dr. KH Moh Saefuddin, serta jajaran rektorat UIN Walisongo, Universitas Diponegoro (Undip), dan Universitas Wahid Hasyim Semarang.

Sambut Peserta MTQ Nasional, Semarak Keberagaman FKL 2026 Diperpanjang   

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement