Semarang

Untuk Keselamatan, Pemkot Semarang Evaluasi Total Pohon Rawan  

BERITASEMARANG.ID  — Insiden tragis terjadi di Jalan Pandanaran, Kota Semarang, Jumat (4/9). Sebuah pohon Soga tumbang dan memakan korban jiwa. Peristiwa ini memicu langkah tegas dari Pemerintah Kota Semarang untuk mengevaluasi total sistem pemeliharaan ruang terbuka hijau (RTH).

​Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, menyampaikan duka cita mendalam dan permohonan maaf kepada keluarga korban. Ia menegaskan bahwa penanganan serta pendampingan bagi korban menjadi prioritas utama.

​”Saya menyampaikan permohonan maaf dan turut berduka cita yang mendalam. Penanganan serta pendampingan bagi korban dan keluarga menjadi prioritas utama kami,” ujar Agustina di sela acara pembekalan kafilah MTQ Nasional XXXI.

​Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Semarang, Murni Ediati, menjelaskan pemangkasan pohon di lokasi sejatinya rutin dilakukan, dengan pemeliharaan terakhir pada 30 April 2026. Namun, investigasi awal menunjukkan struktur tanah di bawah pedestrian melemah, sehingga perakaran pohon tidak mampu menopang beban. Kondisi di bawah tanah ini tidak terdeteksi lewat pengamatan visual biasa.

​Menanggapi kendala teknis tersebut, Pemkot Semarang berencana memperketat deteksi dini menggunakan teknologi tree scanning. Alat ini mampu memindai kondisi bagian dalam batang hingga struktur perakaran yang tak kasat mata.

Garuda Tambah Penerbangan dan Diskon Tiket untuk Kafilah MTQ Nasional XXXI

​”Saya telah meminta Disperkim memperkuat pemeriksaan menggunakan teknologi tree scanning agar kondisi dalam batang dan akar yang tidak terlihat bisa terdeteksi lebih awal,” tegas Agustina.

​Saat ini, Disperkim menyiagakan enam armada untuk terus menyisir dan mengeksekusi pohon rawan tumbang di seluruh wilayah kota. Pemkot juga mengimbau masyarakat aktif melaporkan pohon yang berpotensi membahayakan di lingkungannya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement