Jateng Lifestyle

Jelang Piknik Warga, Pengurus RT 15 Tlogosari Kulon Jajaki Keseruan di Salatiga Eco Park  

BERITASEMARANG.ID – Pengurus RT 15 RW 27 Tlogosari Kulon, Kota Semarang, melakukan kunjungan dan survei ke Salatiga Eco Park sebagai bagian dari persiapan kegiatan piknik warga yang akan digelar pada Oktober 2026.

Dalam kunjungan tersebut, pengurus RT 15 menggali berbagai informasi terkait fasilitas, paket edukasi, permainan hingga konsep kegiatan kelompok yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan rombongan warga.

Putri, staf pengelola Salatiga Eco Park, menjelaskan salah satu pilihan yang dapat digunakan rombongan adalah paket edukasi dengan konsep yang fleksibel. Program edukasi sains dapat disesuaikan dan dikombinasikan dengan kegiatan fun game yang dipandu oleh tim pengelola.

“Jadi nanti ketika rombongan datang, dikumpulkan terlebih dahulu. Ada ice breaking sekitar 15 sampai 20 menit, kemudian dilanjutkan fun game. Kalau pesertanya 100 orang, bisa kita pecah menjadi beberapa kelompok,” ujar Putri.

Setelah permainan, peserta kemudian diajak berkeliling kawasan untuk menikmati berbagai wahana dan pondokan edukasi dengan pendampingan tim pengelola.

Garuda Tambah Penerbangan dan Diskon Tiket untuk Kafilah MTQ Nasional XXXI

Menurut Putri, Salatiga Eco Park menempati lahan seluas 4 Ha dengan 17 pondokan edukasi yang dapat diakses pengunjung. Salah satunya adalah Rumah Tenun yang memiliki nilai sejarah dan menjadi bagian dari materi edukasi bagi pengunjung.

Selain paket kunjungan, tersedia pula sejumlah aktivitas tambahan, seperti membatik, melukis gerabah, membuat lilin aroma terapi hingga menganyam eceng gondok. Kegiatan tersebut dikenakan biaya tambahan sesuai jenis aktivitas.

Salatiga Eco Park juga menawarkan sejumlah fasilitas rekreasi keluarga, antara lain mini zoo, playground, mini golf, memanah serta arena permainan tradisional seperti bakiak, tarik tambang dan balap karung.

“Di mini zoo ada berbagai jenis unggas, rusa, kelinci dan domba. Pengunjung juga bisa memberi makan hewan dengan biaya tambahan. Tetapi ada juga program gratis melalui barter Google Review,” kata Putri.

Untuk tiket reguler, pengunjung dikenakan tarif Rp30.000. Anak dengan tinggi badan di bawah 100 sentimeter masih mendapatkan akses gratis, sedangkan anak dengan tinggi di atas 100 sentimeter dikenakan tarif reguler.

Sambut Peserta MTQ Nasional, Semarak Keberagaman FKL 2026 Diperpanjang   

Selain wisata edukasi dan rekreasi, kawasan tersebut juga dilengkapi kedai makanan dan minuman, warung jamu, Omah Tempe, warung kopi serta pusat oleh-oleh sehingga pengunjung dapat menikmati berbagai pilihan kuliner dan membawa buah tangan tanpa harus keluar dari kawasan wisata.

Dari sisi kapasitas, Salatiga Eco Park juga dinilai cukup mendukung kunjungan rombongan. Area parkir dapat digunakan untuk mobil pribadi, kendaraan Elf hingga bus.

Putri mengatakan pengelola juga terbuka untuk menyesuaikan konsep kegiatan berdasarkan waktu dan jumlah peserta. Hal itu dinilai penting bagi rombongan seperti pengurus RT 15 yang perlu menyesuaikan agenda wisata dengan rangkaian kegiatan di lokasi berikutnya.

“Kalau rombongan sudah punya rundown, nanti bisa dibagikan kepada kami. Dari situ kami bisa menyesuaikan durasi kegiatan dan teknis pelaksanaannya,” ujarnya.

Untuk transaksi, pengunjung dapat melakukan pembayaran secara tunai maupun menggunakan QRIS.

Jateng Kejar Tayang: Venue MTQ Nasional 2026 Target Tuntas H-1  

Kunjungan pengurus RT 15 tersebut menjadi bagian dari survei lokasi sebelum pelaksanaan piknik warga. Dengan beragam pilihan aktivitas, Salatiga Eco Park menjadi salah satu lokasi yang dipertimbangkan untuk memberikan pengalaman wisata yang tidak hanya bersifat rekreatif, tetapi juga edukatif dan mempererat kebersamaan warga.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement