BERITASEMARANG.ID – UIN Walisongo Semarang mempertegas komitmennya dalam mencetak lulusan berdaya saing internasional melalui penguatan International Class Program (ICP). Berlangsung di Gedung FTIK pada Jumat (11/9), forum bertajuk “Strengthening and Advancing ICP” ini memproyeksikan ICP tidak hanya sebagai kelas berbasis bahasa asing, tetapi juga ekosistem pembentuk pola pikir global, penguasaan teknologi, dan budaya riset.
Dekan FTIK UIN Walisongo, Prof. Dr. Abdul Rohman, M.Ag., menjelaskan bahwa ICP yang kini telah berjalan enam angkatan dan meluluskan dua generasi ini mengintegrasikan bahasa Inggris dan Arab sebagai bahasa pengantar.
Langkah ini dirancang untuk membangun kemampuan komunikasi lintas budaya serta kesiapan akademik mahasiswa di tingkat internasional.
Rektor UIN Walisongo, Prof. Dr. H. Musahadi, M.Ag., menegaskan bahwa mahasiswa ICP merupakan figur pilihan yang harus memiliki visi melampaui batas geografis. Penguasaan bahasa internasional dan teknologi mutakhir seperti Artificial Intelligence (AI) serta Internet of Things (IoT) diharapkan menjadi alat untuk memperluas jejaring riset dan akses ilmu pengetahuan dunia.
Melalui penguatan ini, UIN Walisongo optimistis lulusan ICP mampu menjadi duta kampus yang membawa integritas, kompetensi, dan akhlakul karimah dalam percaturan global.

Komentar