Jateng Serambi Islam

Saiful Mujab Gagas Kolaborasi 288.219 Orang Nyanyikan Mars MTQ, Walikota Semarang Raih Rekor MURI  

BERITASEMARANG.ID – Gagasan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Jawa Tengah, H. Saiful Mujab, turut menjadi bagian penting di balik terciptanya rekor spektakuler pada pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026 di Kota Semarang.

Sebanyak 288.262 orang dari berbagai daerah secara serentak menyanyikan Mars MTQ secara hibrid. Aksi kolosal tersebut kemudian tercatat dalam Rekor MURI, sekaligus menjadi salah satu momen paling menarik dalam pembukaan MTQ Nasional XXXI di Lapangan Pancasila Simpang Lima, Semarang, Sabtu (12/9/2026) malam.

Gagasan tersebut, menurut Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti, berawal dari inspirasi yang disampaikan Saiful Mujab. Gagasan itu kemudian diterjemahkan menjadi gerakan kolaboratif dengan melibatkan siswa, guru, mahasiswa, ASN, serta berbagai unsur pemerintahan.

“Datang dari Pak Saiful Mujab, Kepala Kemenag Jawa Tengah. Inspirasinya kemudian proses penyiapan siswa-siswa, ASN, dan seluruh guru, baik dari Kementerian Pendidikan maupun dari Kementerian Agama, dilaksanakan secara berkolaborasi,” kata Agustina.

Kolaborasi tersebut melibatkan jajaran Kemenag Kota Semarang, Dinas Pendidikan Kota Semarang, Dinas Sosial Kota Semarang, Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kota Semarang, serta berbagai unsur lainnya.

Bantuan Pangan Solo Raya Cair 3 Bulan Sekaligus, Program Resmi Diperpanjang Hingga Desember 2026

Menurut Agustina, keterlibatan masyarakat dalam jumlah besar bukan sekadar upaya mengejar rekor, tetapi juga menjadi cara untuk menghadirkan kemeriahan sekaligus memperkuat pesan kebersamaan dalam pembukaan MTQ Nasional XXXI.

Ia pun mempersembahkan capaian Rekor MURI tersebut kepada para siswa dan guru yang menjadi bagian dari aksi kolosal tersebut.

“Saya persembahkan rekor MURI ini kepada anak-anakku, siswa dan para guru yang menyanyi secara tetap gempita dan mewarnai keindahan pembukaan MTQ Nasional ke-31 tahun 2026,” ujarnya.

Penghargaan Rekor MURI secara resmi diterima oleh Wali Kota Semarang. Agustina menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah terlibat, termasuk tim yang melakukan penghitungan jumlah peserta pada titik-titik yang telah disiapkan Pemerintah Kota Semarang.

“Terima kasih kepada yang telah berkenan menghitung secara langsung di titik-titik yang disiapkan Pemerintah Kota Semarang,” katanya.

Cara Unik Pemprov Jateng Gaungkan MTQ XXXI  

Pemecahan rekor melalui partisipasi 288.262 orang tersebut menjadi bagian dari rangkaian pembukaan MTQ Nasional XXXI yang mempertemukan kafilah dari seluruh provinsi di Indonesia.

MTQ Nasional XXXI Tahun 2026 secara resmi dibuka Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno. Dalam sambutannya, Pratikno menyampaikan Presiden Prabowo Subianto tidak dapat hadir secara langsung karena tengah mengikuti pertemuan para kepala negara di India.

Pratikno menekankan bahwa meskipun para kafilah datang membawa nama daerah masing-masing, seluruhnya tetap berada dalam satu rumah besar bernama Indonesia.

Menurutnya, MTQ tidak sekadar menjadi ajang perlombaan membaca dan memahami Al-Qur’an, tetapi juga momentum memperkuat persatuan serta membangun karakter bangsa.

“Indonesia Emas membutuhkan manusia yang jujur, adil, kreatif, dan peduli. Manusia Indonesia ke depan harus maju dalam ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi tetap kuat dalam akhlak,” kata Pratikno.

Solusi Kekeringan, TEP UNDIP Bangun Sumur Bor Aliri 10 Hektare Sawah di Papua  

Ia juga meminta seluruh peserta menampilkan kemampuan terbaik dengan penuh keikhlasan serta menjunjung tinggi sportivitas selama mengikuti rangkaian perlombaan.

Pembukaan MTQ Nasional XXXI di Semarang turut dihadiri Menteri Agama, Wakil Menteri Agama, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), serta para gubernur dan wakil gubernur dari berbagai provinsi.

Setelah seremoni pembukaan, masyarakat dan tamu undangan disuguhi beragam pertunjukan seni dan budaya, di antaranya Tari Saman dari Aceh serta drama tari dan nyanyian yang menggambarkan perjalanan sejarah dan peradaban di Tanah Jawa.

Dengan melibatkan 288.262 orang dalam aksi menyanyikan Mars MTQ secara hibrid, gagasan yang berawal dari Saiful Mujab tersebut menjadi salah satu catatan penting dalam pembukaan MTQ Nasional XXXI. Lebih dari sekadar rekor, aksi tersebut menunjukkan kuatnya kolaborasi lintas lembaga dan masyarakat dalam menyambut perhelatan nasional di Kota Semarang.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement