Semarang Serambi Islam

Manjakan Kafilah MTQ Nasional, Kemenag Kota Semarang Gelar City Tour Gratis   

BERITASEMARANG.ID – Kabar menarik bagi para kafilah dan peserta Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026. Di sela-sela rangkaian perhelatan nasional tersebut, Pemerintah Kota Semarang bersama Kementerian Agama Kota Semarang menyiapkan program “Kafilah Dolan Ning Desa Wisata Ramah Muslim” berupa city tour gratis bagi kafilah peserta MTQ.

Program tersebut menjadi salah satu upaya mengenalkan potensi wisata Kota Semarang kepada para tamu dari berbagai daerah yang datang mengikuti MTQ Nasional XXXI.

Kasubbag Tata Usaha (TU) Kementerian Agama Kota Semarang, Dony Aldise Harahap, Senin (14/9), menyampaikan bahwa program city tour tersebut memberikan kesempatan kepada para kafilah untuk menikmati destinasi wisata Semarang di sela-sela agenda MTQ.

“Program ini menjadi kesempatan bagi para kafilah untuk tidak hanya mengikuti rangkaian MTQ, tetapi juga mengenal lebih dekat potensi wisata yang ada di Kota Semarang,” ujar Dony.

Program Kafilah Dolan Ning Desa Wisata Ramah Muslim dijadwalkan berlangsung Selasa hingga Sabtu, 15–19 September 2026. Peserta akan diberangkatkan setiap hari mulai pukul 15.00 WIB, dengan titik kumpul di Balai Kota Semarang.

PGN Pacu 60 Ribu Sambungan Gas Rumah Tangga  

Rute city tour meliputi Balai Kota Semarang – Desa Wisata Kandri – Goa Kreo – Balai Kota Semarang. Peserta juga akan mendapatkan pengalaman wisata yang memadukan rekreasi, edukasi, serta pengenalan budaya lokal.

Sejumlah aktivitas telah disiapkan, mulai dari dolanan bocah, mengunjungi Goa Kreo, hingga membuat wayang suket. Seluruh kegiatan tersebut dikemas agar kafilah dapat menikmati suasana Kota Semarang secara lebih dekat dan interaktif.

“Harapannya, para kafilah bisa mendapatkan pengalaman yang berkesan selama berada di Kota Semarang. Tidak hanya dari sisi penyelenggaraan MTQ, tetapi juga dari keramahan masyarakat dan kekayaan wisata serta budaya yang kita miliki,” kata Dony.

Menariknya, program ini tidak dipungut biaya. Peserta juga tidak perlu khawatir mengenai tiket masuk karena biaya tersebut telah termasuk dalam program city tour.

Kuota peserta dibatasi 75 orang per hari, sehingga kafilah yang ingin mengikuti kegiatan perlu melakukan pendaftaran terlebih dahulu melalui mekanisme yang telah disiapkan panitia.

Sukseskan MTQ Nasional XXXI, Rektor Undip: Kami Siapkan Dua Fasilitas Megah   

Program wisata tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkenalkan Desa Wisata Kandri dan kawasan Goa Kreo sebagai destinasi yang memiliki daya tarik wisata alam, budaya, dan aktivitas edukatif.

Kehadiran ribuan kafilah MTQ Nasional XXXI di Kota Semarang dinilai menjadi momentum strategis untuk memperkenalkan berbagai potensi daerah. Para peserta yang datang dari berbagai penjuru Indonesia diharapkan dapat membawa pengalaman positif tentang Kota Semarang ketika kembali ke daerah masing-masing.

“MTQ Nasional ini bukan hanya momentum syiar Al-Qur’an, tetapi juga menjadi kesempatan mempererat silaturahmi sekaligus mengenalkan Kota Semarang kepada masyarakat dari berbagai daerah,” pungkas Dony.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement