BERITASEMARANG.ID — Nasmoco Group membidik penjualan sebanyak 250 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) selama gelaran GIIAS Semarang 2026 yang berlangsung pada 30 September hingga 4 Oktober 2026.
Target tersebut lebih tinggi dibandingkan capaian pada penyelenggaraan tahun sebelumnya yang mencapai sekitar 214 SPK. Untuk mengejarnya, Nasmoco menyiapkan kombinasi kekuatan produk, program penjualan, layanan purnajual, serta kesiapan sumber daya manusia.
Marketing Director Nasmoco Group, Hartono Dinata, mengatakan optimisme tersebut tidak lepas dari persiapan yang dilakukan secara menyeluruh menjelang pameran.
“Kalau tahun lalu pencapaiannya sekitar 214 SPK, tahun ini kami mencoba lebih optimistis dengan target 250 SPK,” ujar Hartono.
Menurut dia, target tersebut memang cukup menantang mengingat kondisi pasar otomotif saat ini. Namun, Nasmoco melihat masih terdapat peluang untuk meningkatkan penjualan melalui momentum GIIAS Semarang.
Hartono menyebut sekitar 15 persen kontribusi penjualan Nasmoco selama ini dapat berasal dari momentum pameran dan aktivitas sejenis, sehingga GIIAS menjadi salah satu kesempatan penting untuk mendekatkan diri dengan pelanggan.
“Semoga tahun ini kami bisa lebih baik dari tahun kemarin. Kami sudah menyiapkan berbagai program, agenda menarik, pelayanan, dan yang paling penting people-nya juga kami siapkan,” katanya.
Lima Cerita Toyota dalam Satu Booth
Pada GIIAS Semarang 2026, Nasmoco menempati booth seluas 270 meter persegi dengan konsep “satu booth, lima story”.
Marketing Planning and Customer Relations Dept Head Nasmoco Group, Riski Permana, mengatakan lima tema yang diangkat meliputi Electrification, Adventure, Premium Lifestyle, Performance, dan Customer Experience.
Konsep tersebut dirancang untuk memperlihatkan luasnya pilihan kendaraan Toyota kepada masyarakat.
“Kalau yang suka hybrid, kami punya. Yang suka performance, ada GR. Untuk kebutuhan perkotaan, sedan, MPV, SUV, sampai kendaraan komersial juga tersedia,” jelas Riski.
Selain menampilkan kendaraan, booth Nasmoco juga dilengkapi berbagai aktivitas seperti GR Simulator, area customer premium, merchandise, fasilitas kopi bagi media dan content creator, hingga display cut body kendaraan untuk memberikan gambaran mengenai teknologi dan konstruksi mobil Toyota.
Program Penjualan Jadi Senjata
Vehicle Sales Dept Head Nasmoco Group, Aluissius Hartanto, mengatakan berbagai program penjualan telah disiapkan untuk menarik minat konsumen.
Program tersebut antara lain bonus merchandise, tambahan diskon, voucher, trade in, pembiayaan, hingga flash sale untuk unit-unit tertentu.
“Setiap hari akan ada flash sale untuk unit tertentu. Jumlahnya terbatas, mungkin hanya satu atau dua unit, tetapi diskonnya akan sangat menarik,” katanya.
Untuk model tertentu, Nasmoco juga menawarkan program pembiayaan dengan bunga khusus. Konsumen juga dapat memperoleh benefit tambahan melalui program trade in.
Program tersebut diharapkan mampu mendorong konsumen yang masih melakukan pertimbangan untuk segera melakukan transaksi selama pameran.
Perkuat Layanan Purnajual
Tidak hanya mengejar penjualan, Nasmoco juga membawa layanan purnajual sebagai bagian dari pengalaman pelanggan.
Aftersales Dept Head Nasmoco Group, Deni Sofiyanto, mengatakan setiap pembelian Toyota dilengkapi fasilitas T-Care berupa gratis biaya jasa dan suku cadang untuk perawatan berkala sesuai ketentuan.
Untuk kendaraan hybrid, pelanggan juga mendapatkan perlindungan baterai hingga 8 tahun atau 160.000 kilometer, sesuai ketentuan garansi.
“Kami juga memiliki Hybrid Health Check untuk memberikan rasa aman kepada pelanggan dalam penggunaan kendaraan hybrid,” jelas Deni.
Layanan Toyota Mobile Service turut diperkuat. Puluhan unit layanan bergerak Nasmoco disiapkan untuk memberikan kemudahan kepada pelanggan di wilayah Jawa Tengah dan DIY.
Untuk mencapai target 250 SPK, Nasmoco mengerahkan sekitar 80 tenaga sales dari jaringan Nasmoco di Semarang dan sekitarnya.
Area Business Manager Nasmoco Group Semarang, Rachmat Dwi Asnanto, mengatakan kekuatan line up Toyota menjadi salah satu modal untuk mengejar target tersebut.
“Target kami 250 SPK di GIIAS 2026. Memang challenging karena kondisi pasar saat ini cukup berat, tetapi kami optimistis,” ujar Rachmat.
Menurutnya, Toyota memiliki pilihan produk yang menjangkau berbagai kebutuhan, mulai dari kendaraan komersial, kendaraan penumpang, hybrid, hingga kendaraan elektrifikasi.
Pengalaman dari pameran tahun sebelumnya juga menjadi salah satu modal Nasmoco dalam menetapkan target.
Untuk menjaga kualitas pelayanan selama pameran, Nasmoco memastikan seluruh tenaga penjual memahami detail program yang ditawarkan.
Learning and Kaizen Dept Head Nasmoco Group, Budi Pramono, mengatakan sales mendapatkan pembekalan agar mampu menjelaskan seluruh program kepada calon konsumen secara akurat.
“Kami pastikan 100 persen paham programnya. Semua informasi sudah tersedia sehingga sales bisa menjelaskan kepada pelanggan dengan baik,” ujarnya.
Proses penjualan juga dibuat lebih digital dan paperless melalui sistem flipbook yang dilengkapi visual dan audio. Pengunjung juga dapat mencoba simulator untuk memperoleh pengalaman mengenai teknologi hybrid Toyota.
Dengan menggabungkan kekuatan produk, program penjualan, layanan purnajual dan kesiapan sumber daya manusia, Nasmoco berharap GIIAS Semarang 2026 menjadi momentum untuk meningkatkan penjualan sekaligus mempererat hubungan Toyota dengan konsumen di Jawa Tengah dan DIY.
Target 250 SPK pun menjadi tantangan yang ingin dijawab Nasmoco selama lima hari penyelenggaraan GIIAS Semarang 2026.

Komentar