BERITASEMARANG.ID — Gubernur Jawa Tengah Ahmad Lutfi meninjau langsung para korban dugaan keracunan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Batang, Senin (28/9). Keduanya mendatangi pasien satu per satu untuk memastikan penanganan medis berjalan optimal.
Hingga Senin pagi, total penerima manfaat yang terdampak menembus lebih dari 700 orang, terdiri dari siswa PAUD hingga SMA, balita, serta ibu hamil. Sebagian besar warga telah diperbolehkan pulang, sementara 34 pasien masih menjalani perawatan intensif di RSUD Batang, RSUD Limpung, dan Puskesmas Bawang.
Kepala Dinas Kesehatan Jawa Tengah, Zulfachmi Wahab, menyatakan kondisi seluruh pasien yang dirawat makin membaik dan terhidrasi. Dinkes telah mengambil sampel makanan, air, serta spesimen pasien untuk diuji laboratorium di Yogyakarta guna memastikan penyebab pasti insiden tersebut.
Sebagai langkah antisipasi, operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bawang dihentikan sementara selama 30 hari selama proses investigasi oleh Badan Gizi Nasional berlangsung.

Komentar