Jateng

Pemprov Jateng Genjot Lumbung Pangan Lewat Bantuan 1.507 Alsintan  

BERITASEMARANG.ID – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memperkuat posisi sebagai lumbung pangan nasional dengan menyalurkan 1.507 unit alat dan mesin pertanian (alsintan) sepanjang 2026. Bantuan ini disebar ke 32 kabupaten/kota guna mendorong modernisasi dan efisiensi sektor pertanian.

​Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan, mekanisasi pertanian kini telah menjadi kebutuhan mutlak untuk mendongkrak produktivitas. Hingga November 2026, produksi gabah Jateng telah menyentuh angka 8,5 juta ton, menyusul capaian tahun sebelumnya yang menembus 11,5 juta ton.

​”Modernisasi alat pertanian ini tidak hanya menjadi pilihan, tetapi sudah menjadi kebutuhan,” ujar Luthfi saat Parade Alsintan di Ungaran, Kabupaten Semarang, Selasa (3/11/2026).

​Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Jateng, Defransisco Dasilva Tavares, merinci bantuan tersebut meliputi handsprayer elektrik (1.005 unit), rice transplanter (100 unit), pompa air diesel (100 unit), hand tractor singkal (80 unit), traktor crawler (80 unit), kultivator (74 unit), traktor roda empat (30 unit), pencacah pupuk organik (28 unit), serta combine harvester (10 unit).

​Kehadiran alsintan ini diproyeksikan mampu mendongkrak efisiensi kerja hingga 50 persen sekaligus menekan susut hasil panen dari 10 persen menjadi maksimal 2 persen. Selain itu, modernisasi ini diharapkan mampu menarik kembali minat generasi muda untuk terjun ke sektor pertanian.

Pemprov Jateng Perkuat Kolaborasi Anti-Korupsi  

​Manfaat nyata program ini telah dirasakan langsung oleh petani. Sutirto, perwakilan Kelompok Tani Sri Berkah Kabupaten Pemalang, mengaku proses panen kini jauh lebih cepat dan bersih.

“Pakai combine harvester, satu hektare lahan bisa selesai dalam dua jam saja, jauh lebih hemat tenaga dibanding cara manual,” pungkasnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement