Jateng

Pemprov Jateng Perkuat Kolaborasi Anti-Korupsi  

BERITASEMARANG.ID — Demi mempersempit ruang gerak rasuah sejak akar rumput, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah merapatkan barisan dengan KPK, BPK, dan BPKP. Penguatan sistem pengawasan terintegrasi ini dipimpin langsung oleh Gubernur Ahmad Luthfi dalam Gelar Pengawasan Daerah di Semarang, Selasa (3/11/2026).

​Langkah preventif tersebut difokuskan mulai dari tahap perencanaan hingga pelaksanaan operasional agar tidak ada celah penyimpangan.

​Kendati telah menyabet opini WTP 15 kali berturut-turut serta mencatatkan skor MCP KPK di angka 96,00, Pemprov Jateng menegaskan bahwa pembuktian integritas sejati bukan sekadar nihil temuan atau tuntasnya pengembalian aset.

​”Yang paling utama adalah supaya tidak terjadi lagi temuan yang berulang. Jika berulang, berarti perbaikan sistem dan manajemen belum menyentuh hakikatnya,” tegas Inspektur Provinsi Jateng, Endro Hudiyono.

​Sebagai pelecut semangat reformasi birokrasi, Pemprov turut menganugerahi penghargaan kinerja pengawasan terbaik kepada Kabupaten Banyumas, Wonogiri, dan Kota Magelang, serta sejumlah perangkat daerah berkinerja unggul di tingkat provinsi.

Layanan Unggulan Kemenag Kota Semarang Hadir Lebih Dekat, 71 Jenis Pelayanan Dipercepat Lewat Inovasi Digital dan Semangat “SUMEH”

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement