Teknologi

Ubah Sampah Jadi Pulsa: Indosat & POLINES Luncurkan PilahBox, Solusi Cerdas Jaga Lingkungan

BERITASEMARANG.ID  – Siapa sangka botol plastik bekas yang biasanya berakhir di tempat sampah kini bisa mengisi ulang pulsa ponsel Anda? Inovasi ramah lingkungan ini resmi hadir di Semarang melalui kolaborasi antara Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat/IOH) dan Politeknik Negeri Semarang (POLINES) dalam kampanye bertajuk JagaRaya PilahBox.

​Bukan sekadar kotak sampah biasa, PilahBox adalah mesin pintar berbasis Internet of Things (IoT) yang mampu mengenali, menghitung, dan mengonversi botol plastik menjadi pulsa IM3 atau Tri secara otomatis.

​Cara Kerja “Sihir” Digital PilahBox

​Mekanismenya sangat simpel dan sangat akrab dengan gaya hidup mahasiswa. Pengunjung cukup:

  1. ​Datang ke unit PilahBox membawa botol plastik.
  2. ​Memasukkan nomor Indosat aktif (IM3/Tri) dan verifikasi OTP.
  3. ​Masukkan botol, dan mesin akan mengonversinya menjadi poin.
  4. Setiap botol bernilai 50 poin. Menariknya, untuk penukaran pertama, pengguna langsung diganjar bonus 1.000 poin sebagai bentuk apresiasi!

​Dari Botol Bekas Menjadi Karya UMKM

​Dampak dari gerakan ini tidak berhenti di mesin saja. Botol yang terkumpul akan dikelola oleh Bank Sampah POLINES untuk didaur ulang menjadi kerajinan tangan bernilai ekonomis. Langkah ini menjadi bentuk pemberdayaan UMKM lokal sekaligus menciptakan ekonomi sirkular di lingkungan kampus.

​”Kami ingin memberikan ruang bagi generasi muda untuk terlibat dalam gerakan lingkungan yang mudah, terukur, dan memberikan manfaat langsung. Ini adalah bukti nyata kolaborasi industri dan pendidikan,” ujar Fahd Yudhanegoro, EVP Head of Circle Java Indosat Ooredoo Hutchison.

Kejar Mimpi MotoGP: 10 Wonderkid Indonesia Resmi Terpilih Masuk Astra Honda Racing School 2026

​Pencapaian Hijau di Tahun 2025

​Sejak pertama kali diluncurkan pada 2022, gerakan JagaRaya telah menyebar ke berbagai kota besar seperti Bogor, Medan, Makassar, Mataram, dan kini Semarang. Hingga tahun 2025, inisiatif ini telah berhasil:

  • ​Mengumpulkan sekitar 113.000 botol plastik.
  • ​Menyelamatkan lingkungan dari 2 ton sampah plastik.
  • ​Melibatkan hampir 2.000 partisipan aktif.

​Edukasi Berbasis Masa Depan

​Direktur POLINES, Dr. Garup Lambang Goro, S.T., M.T., menyambut hangat inovasi ini. Menurutnya, PilahBox memberi pengalaman praktis bagi mahasiswa mengenai pengelolaan sampah modern yang relevan dengan kebutuhan industri di masa depan.

​Kehadiran PilahBox di POLINES menjadi bukti bahwa menjaga bumi tidak harus sulit. Dengan sedikit sentuhan teknologi dan kolaborasi, langkah kecil memilah botol bisa menjadi dampak besar bagi kelestarian Indonesia.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement