Ekonomi

Libur Nataru Usai: Penumpang di Bandara Ahmad Yani Semarang Tembus 160 Ribu Orang

BERITASEMARANG.ID  – Tren positif menyelimuti Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang menutup awal tahun 2026. Selama periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), jumlah penumpang tercatat melonjak hingga 7,3 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

​Berdasarkan data Posko Terpadu yang beroperasi selama 21 hari (15 Desember 2025 – 4 Januari 2026), bandara kebanggaan warga Jawa Tengah ini sukses melayani total 163.772 penumpang. Angka ini menunjukkan geliat ekonomi dan mobilitas masyarakat yang semakin kuat dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang berada di angka 152.608 orang.

​Puncak Kepadatan: Sebelum Natal & Sesudah Tahun Baru

​Dinamika arus mudik dan balik terlihat jelas pada dua tanggal krusial:

  • Puncak Arus Mudik: Selasa, 23 Desember 2025 (9.373 penumpang).
  • Puncak Arus Balik: Minggu, 4 Januari 2026 (9.148 penumpang).

​Tak hanya penumpang, frekuensi penerbangan pun ikut merangkak naik sebesar 1,8 persen, dengan total 1.355 pergerakan pesawat selama periode libur panjang tersebut.

​Operasional Aman, Target “Zero Accident” Tercapai

​General Manager Bandara Jenderal Ahmad Yani, Sulistyo Yulianto, menyatakan kepuasannya atas kelancaran operasional selama masa sibuk tersebut.

Jelang Ramadan, Pertamina Guyur Tambahan Satu Juta Lebih Tabung LPG 3 Kg di Jateng dan DIY

​”Seluruh operasional berjalan aman, lancar, dan terkendali dengan catatan Zero Accident. Ini adalah hasil kerja keras dan sinergi solid seluruh stakeholder dan personel di lapangan,” ungkap Sulistyo.

​Kaleidoskop 2025: Ekspansi Rute hingga ke Luar Negeri

​Keberhasilan di masa Nataru ini menjadi pelengkap performa impresif bandara sepanjang tahun 2025. Setidaknya ada tiga pencapaian besar yang diraih selama setahun terakhir:

  1. Pertumbuhan Signifikan: Penumpang naik 5%, pergerakan pesawat tumbuh 11%, dan kargo melonjak tajam hingga 25%.
  2. Rute Domestik Baru: Pembukaan 6 rute ke Tarakan, Pangkal Pinang, Jambi, Karimunjawa, Surabaya, dan Bandung.
  3. Go International: Kembali menghubungkan Semarang langsung dengan Kuala Lumpur dan Singapura.

​Menatap Tahun 2026 dengan Optimisme

​Menutup keterangannya, pihak bandara optimis bahwa pencapaian di tahun 2025 akan menjadi batu loncatan untuk layanan yang lebih prima di tahun 2026. Fokus utama ke depan adalah memperkuat komitmen pelayanan bagi para pengguna jasa transportasi udara di Semarang.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement