Teknologi

Trafik Data Indosat di Jateng-DIY Melejit Saat Nataru, AI Jadi Penjaga Gawang

BERITASEMARANG.ID  – Memasuki awal tahun 2026, geliat ekonomi digital masyarakat Indonesia semakin nyata. Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat/IOH) melaporkan lonjakan trafik data nasional yang tumbuh signifikan hingga 15% pada periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Angka ini melesat lebih dari 20% dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya.

​Menariknya, lonjakan tertinggi tidak hanya berpusat di kota metropolitan, tetapi merata hingga ke daerah penyangga dan destinasi wisata. Di wilayah Jawa Tengah dan DIY, kenaikan trafik mencapai 1,1 kali lipat dibanding hari biasa.

​Puncak Selebrasi Digital di Jawa Tengah

​Beberapa wilayah di Jawa Tengah mencatatkan rekor kenaikan trafik data pada puncak perayaan 1 Januari 2026:

  • Klaten: 28,41%
  • Wonogiri: 27,93%
  • Magelang: 23,55%
  • Semarang: 23,45%
  • Gunung Kidul: 21,83%

​Aplikasi berbasis visual dan komunikasi seperti TikTok, WhatsApp, Instagram, Facebook, dan YouTube menjadi platform yang paling banyak mengonsumsi data pelanggan selama liburan berlangsung.

​AI Sebagai “Otak” di Balik Jaringan Stabil

​Di balik kelancaran video streaming dan gaming tanpa hambatan, Indosat mengerahkan Digital Intelligence Operations Center (DIOC). Ini adalah pusat operasi berbasis Kecerdasan Artifisial (AI) yang memantau performa jaringan secara real-time.

Jelang Ramadan, Pertamina Guyur Tambahan Satu Juta Lebih Tabung LPG 3 Kg di Jateng dan DIY

​”Pertumbuhan trafik data ini adalah gambaran nyata perkembangan ekonomi digital kita. Dengan dukungan teknologi AI di DIOC, tim teknis kami mampu menangani potensi gangguan secara adaptif dan cepat,” ujar Desmond Cheung, Director and Chief Technology Officer Indosat Ooredoo Hutchison.

​Saat ini, kekuatan infrastruktur Indosat ditopang oleh lebih dari 208.000 BTS 4G dan perluasan 1.404 titik BTS 5G di seluruh penjuru Indonesia.

​Misi Kemanusiaan: Pemulihan Jaringan di Aceh Capai 97,5%

​Selain fokus pada lonjakan trafik liburan, Indosat menunjukkan komitmen sosialnya dalam pemulihan pascabencana di wilayah Sumatera, khususnya Aceh. Konektivitas dianggap sebagai nyawa bagi koordinasi bantuan dan akses informasi warga terdampak.

​Hingga saat ini, pemulihan layanan di Provinsi Aceh telah mencapai 97,5%. Indosat bekerja sama erat dengan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) serta BNPB untuk menembus wilayah terisolasi dan memastikan pasokan bahan bakar untuk infrastruktur telekomunikasi tetap terjaga.

Tim Siaga di Titik Vital:

Sempat Terendam Banjir, Jalur KA Gubug-Karangjati, Selasa Sore Bisa Dilewati Kecepatan Terbatas

  • ​Penempatan personel di bandara, stasiun, terminal, hingga rumah sakit.
  • ​Pengoperasian Command Center terpusat di Jakarta, Medan, dan Aceh.
  • ​Prioritas layanan di area pengungsian untuk memudahkan komunikasi warga.

​Dengan perpaduan teknologi AI dan kesigapan personel di lapangan, Indosat membuktikan bahwa keandalan jaringan bukan sekadar soal angka, melainkan tentang menjaga seluruh masyarakat tetap terhubung, baik dalam suka cita liburan maupun di masa sulit pascabencana.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement