Nasional

OJK Komitmen Tegas Jaga Marwah Jasa Keuangan dari Korupsi

BERITASEMARANG.ID  – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjukkan taringnya dalam menegakkan integritas dan tata kelola organisasi. Di bawah kepemimpinan Ketua Dewan Audit OJK, Sophia Wattimena, lembaga pengawas sektor keuangan ini berhasil mencatatkan rapor hijau dalam berbagai indikator pencegahan korupsi sepanjang tahun 2025.

​Salah satu pencapaian mencolok adalah raihan skor Survei Penilaian Integritas (SPI) dari KPK. OJK berhasil mengantongi nilai 80,56 dengan predikat “Terjaga”. Angka ini jauh melampaui rata-rata nasional Kementerian/Lembaga dan Pemerintah Daerah yang berada di skor 72.

​”Nilai ini menjadi bukti bahwa OJK konsisten berada dalam level risiko korupsi rendah. Program penguatan integritas kami telah berjalan efektif dan berdampak nyata,” ujar Sophia Wattimena dalam keterangannya.

​Tak hanya bersih dari korupsi, OJK juga memperkuat sistem pertahanan internalnya. Tingkat kapabilitas fungsi audit internal OJK melonjak tajam:

– ​Tahun 2020: 82,96%
– ​Tahun 2025: 94,51% (Level 4 menuju Level 5)

Jelang Ramadan, Pertamina Guyur Tambahan Satu Juta Lebih Tabung LPG 3 Kg di Jateng dan DIY

​Pencapaian ini merupakan hasil dari strategi early adoption terhadap Global Internal Audit Standards (GIAS), yang memastikan proses kerja OJK setara dengan standar internasional.

​OJK juga gencar melakukan sertifikasi terhadap pegawainya untuk menjadi garda terdepan dalam menjaga etika:

1. ​58 Pegawai telah bersertifikat Ahli Pembangun Integritas (API).
2. ​52 Pegawai sedang menempuh pelatihan sertifikasi Penyuluh Anti Korupsi (PAKSI).

​Kepercayaan publik semakin diperkuat dengan keberhasilan OJK mempertahankan dua sertifikasi internasional bergengsi melalui proses surveillance ketat pada November 2025:

– ​ISO 37001: Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) yang kini diperluas ke seluruh satuan kerja.
– ​ISO 9001: Sistem Manajemen Mutu untuk fungsi audit, manajemen risiko, dan whistleblowing system.

Sempat Terendam Banjir, Jalur KA Gubug-Karangjati, Selasa Sore Bisa Dilewati Kecepatan Terbatas

​Sepanjang Januari hingga Desember 2025, OJK aktif menggelar Governance Insight Forum dan berbagai edukasi publik. Mulai dari kuliah umum di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) hingga seminar bersama Kementerian PPPA. Tercatat lebih dari 87.000 peserta dari kalangan akademisi, pelaku usaha, hingga pejabat daerah telah terpapar program penguatan integritas ini.

​”Kami ingin membangun pondasi sektor jasa keuangan yang bersih dan akuntabel. Ini bukan hanya soal angka, tapi soal menjaga kepercayaan masyarakat,” tutup Sophia.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement