BERITASEMARANG.ID – Universitas Katolik Soegijapranata (SCU) kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung talenta muda di bidang olahraga melalui gelaran tahunan Soegijapranata Basket League (SBL). Turnamen basket bergengsi ini menjadi magnet bagi puluhan tim tingkat SMA dan Universitas, tidak hanya dari wilayah Semarang, tetapi juga merambah hingga Jepara dan Solo.
Rektor SCU, Robertus Setiawan Aji Nugroho, mengungkapkan bahwa SBL merupakan evolusi dari Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) yang kini bertransformasi menjadi wadah kompetisi profesional.
”Awalnya ini adalah kegiatan UKM, namun melihat prestasi basket kita yang luar biasa—termasuk juara 1 regional Jateng-DIY di Liga Mahasiswa baru-baru ini—kami merasa perlu mewadahi potensi atlet baik di tingkat SMA maupun Universitas lain melalui event resmi dan profesional ini,” ujar Setiawan Aji.
Jalur Prestasi: Dari Beasiswa Hingga Asrama
Salah satu daya tarik utama SBL tahun ini adalah tawaran beasiswa yang menggiurkan bagi para pemenang dan atlet berbakat. SCU menyediakan skema beasiswa prestasi yang mampu memangkas biaya kuliah hingga 50%, bahkan tersedia beasiswa penuh (gratis kuliah) bagi atlet yang lolos seleksi khusus.

”Untuk atlet basket yang memiliki kemampuan di atas rata-rata, kami tidak hanya memberikan pembebasan biaya kuliah, tetapi juga fasilitas asrama. Kami memastikan akademik dan kemahasiswaan terintegrasi, sehingga dosen-dosen kami sangat mendukung atlet untuk tetap berprestasi tanpa meninggalkan studi. Sampai saat ini, sudah ada 60 mahasiswa yang mendapatkan beasiswa karena prestasi olah raga-nya,” tambahnya.
Turnamen yang berlangsung selama kurang lebih satu minggu ini diikuti oleh sekitar 15 hingga 20 tim yang terbagi dalam klasemen putra dan putri. Untuk menjaga kualitas kompetisi, panitia melibatkan wasit profesional dan perangkat pertandingan resmi.
Selain beasiswa, para peserta juga memperebutkan berbagai hadiah menarik dari sponsor, dengan salah satu hadiah utama berupa unit sepeda motor untuk pemain terbaik (The Best Player).
Lebih dari Sekadar Menang-Kalah
Meski kompetisi berlangsung ketat, Setiawan Aji menekankan bahwa tujuan utama SBL adalah pembentukan karakter dan kedewasaan para atlet muda.
”Tentu semua ingin menang, tapi bermain sportif itu jauh lebih penting. Ini adalah sarana latihan kedewasaan dan masa depan mereka. Semoga semua peserta mendapat pengalaman terbaik dan bisa belajar dari lawan-lawan mereka,” pungkasnya.

Komentar