BERITASEMARANG.ID – Menghadapi dinamika ekonomi di awal tahun 2026, pasar otomotif di Semarang mulai menunjukkan tren positif. Honda Semarang Center memproyeksikan adanya kenaikan permintaan secara bertahap, terutama menjelang momentum Lebaran yang jatuh pada bulan Maret mendatang.
Aziz Mamun, Supervisor Honda Semarang Center, mengungkapkan bahwa strategi utama Honda tahun ini tetap mengandalkan kekuatan pameran dan program pembiayaan yang fleksibel untuk memudahkan konsumen memiliki kendaraan di tengah kondisi ekonomi yang fluktuatif.
Strategi Agresif dan Program Pembiayaan
Untuk mendongkrak penjualan, Honda berkolaborasi dengan perusahaan pembiayaan (leasing) menghadirkan rangkaian promo spesial.
“Kami fokus pada kemudahan transaksi. Saat ini tersedia program Cash Tempo, bunga 0%, hingga pilihan tenor panjang sampai 8 tahun,” ujar Aziz.
Salah satu program unggulan adalah Cash Tempo, di mana konsumen bisa membayar sebagian di awal dan melakukan pelunasan di tahun berikutnya. Strategi ini diharapkan mampu menyerap unit stok tahun 2025 yang saat ini ditawarkan dengan promo yang sangat kompetitif.
Brio Masih Jadi Tulang Punggung
Di pasar Semarang, Honda Brio tetap menjadi primadona dengan kontribusi penjualan mencapai 50-60%. Model ini diminati mulai dari tipe S, E, hingga RS dengan rentang harga Rp187 juta hingga Rp270 jutaan.
”Brio masih yang utama, disusul HRV yang tetap laris di kelasnya. Untuk konsumen yang mencari unit premium dengan harga spesial, kami juga masih memiliki stok CRV tahun 2024,” tambahnya.
Khusus untuk Brio, konsumen sudah bisa membawa pulang unit dengan DP mulai dari Rp20 jutaan.
Layanan Purnajual dan Persiapan Mudik
Menyadari pentingnya kenyamanan jangka panjang, Honda juga memberikan nilai tambah melalui layanan purnajual:
Free Maintenance: Gratis jasa servis dan oli selama 4 tahun atau 5 kali servis (berlaku untuk Brio, HRV dan BR-V tipe tertentu).
Layanan Jemput Bola: Fasilitas penjemputan unit untuk servis guna memudahkan konsumen yang memiliki kesibukan tinggi.
Cuaca Ekstrem Tingkatkan Minat Beli
Menariknya, kondisi cuaca yang tidak menentu di Semarang belakangan ini justru menjadi katalisator bagi warga untuk beralih ke mobil pribadi.
“Cuaca yang kadang panas terik lalu hujan hampir 24 jam membuat masyarakat merasa lebih butuh mobil untuk proteksi dan kenyamanan mobilitas,” jelas Aziz.
Menutup keterangannya, Aziz mengimbau masyarakat untuk mulai mempersiapkan kendaraan mudik dari sekarang agar tidak terjebak antrean atau keterbatasan unit saat mendekati hari raya.
”Harapan kami masyarakat tetap memilih yang pasti-pasti saja. Honda tidak hanya menawarkan unit berkualitas, tapi juga jaminan nilai jual kembali (resale value) dan layanan purnajual yang kuat,” pungkasnya.

Komentar