BERITASEMARANG.ID – Menjelang bulan suci Ramadan, upaya menekan laju inflasi dan memperkuat ekonomi kerakyatan terus digencarkan di Kota Semarang. Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, meresmikan Bazar Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) di Pasar Rakyat Bangetayu Kulon, Minggu (8/2).
Kolaborasi ini mempertemukan Koperasi Merah Putih yang baru terbentuk dengan ekosistem Pasar Rakyat yang telah eksis selama empat tahun. Langkah strategis ini bertujuan menyediakan akses sembako murah sekaligus memberikan ruang bagi ratusan pelaku UMKM lokal.
Perputaran Ekonomi Sirkular
Dalam sambutannya, Wali Kota Agustina Wilujeng memberikan apresiasi atas inisiatif warga Kelurahan Bangetayu Kulon. Menurutnya, model integrasi antara koperasi dan pasar rakyat adalah bentuk nyata ekonomi sirkular.
”Masyarakat bisa jalan sehat lalu belanja. Ada perputaran ekonomi yang rutin setiap minggu. Ini sangat efektif untuk memastikan inflasi tetap terkendali dan daya beli masyarakat terjaga,” ujar Agustina.
Bazar kali ini tidak hanya menyuguhkan produk UMKM, tetapi juga menyediakan paket sembako murah seharga Rp30.000 hingga Rp75.000, serta Minyak Kita yang dibanderol di kisaran Rp15.000.
Tantangan Infrastruktur dan Banjir
Pesatnya pertumbuhan pasar ini terlihat dari lonjakan jumlah pedagang. Ketua Paguyuban Pasar Rakyat, Walid, mengungkapkan bahwa dari awalnya hanya 20 lapak, kini telah berkembang menjadi 250 lapak.
”Bahkan ada 75 pedagang lagi yang mengantre karena keterbatasan tempat. Kami sangat berharap adanya dukungan pengerasan jalan agar pasar ini bisa lebih berkembang,” kata Walid.
Merespons hal tersebut, Wali Kota meminta pihak Kecamatan Genuk segera mengajukan usulan infrastruktur. Ia juga menegaskan komitmen Pemkot Semarang dengan mengalokasikan anggaran sekitar Rp40 miliar untuk penanganan banjir di wilayah Genuk guna mendukung stabilitas aktivitas ekonomi warga.
Pesan Kebersihan
Di akhir kunjungannya, Wali Kota mengingatkan para pedagang dan pengunjung untuk menjaga kebersihan, terutama di jalur air.
“Saya minta warga menyelesaikan sampahnya masing-masing. Jangan biarkan sampah menyumbat saluran air, karena kenyamanan pasar ini adalah tanggung jawab kita bersama,” pungkasnya.

Komentar