Pendidikan

Wisuda Ke-75 USM: Lulusan Diminta Berani Ambil Risiko dan Jangan Ragu Bermimpi Besar

BERITASEMARANG.ID  – Universitas Semarang (USM) sukses menyelenggarakan Upacara Wisuda Ke-75 Tahun 2026 di Auditorium Ir. Widjatmoko pada Rabu, 11 Februari 2026. Dalam momen bersejarah tersebut, sebanyak 381 wisudawan resmi dilepas untuk memasuki dunia profesional dengan pesan mendalam agar tetap berani mengambil risiko demi pertumbuhan diri.

​Alumni USM, Dedy Rizlaldi, S.TP., yang hadir memberikan pidato motivasi, menekankan bahwa gelar sarjana bukanlah akhir dari perjalanan. Sebaliknya, hal ini merupakan awal dari tantangan nyata di tengah persaingan pasar kerja yang dinamis dengan standar yang terus berubah.

​”Jangan sia-siakan keberanian untuk mengambil risiko agar tetap tumbuh. Jangan takut gagal dan jangan pernah ragu untuk bermimpi besar. Lakukan upaya-upaya terbaik karena kita kuat dalam hati dan pikiran kita,” ujar Dedy di hadapan para wisudawan dan tamu undangan.

​Bekal Karakter dan Intelektual Berke-Indonesiaan

​Rektor USM, Dr. Supari, S.T., M.T., mengungkapkan bahwa wisuda kali ini sangat istimewa karena dihadiri oleh tokoh nasional, Prof. Drs. H. Mohammad Nasir, Ak., M.Si., Ph.D., yang merupakan Menteri Ristek Dikti periode 2014-2019.

​Dalam sambutannya, Rektor menegaskan bahwa USM telah membekali para lulusan dengan kurikulum modern dan Iptek yang selaras dengan kebutuhan dunia kerja. Namun lebih dari itu, USM menitikberatkan pada pembentukan karakter intelektual yang berke-Indonesiaan.

Kali Babon Meluap, Pemkot Semarang Gercep Evakuasi dan Salurkan Logistik di Rowosari-Meteseh

​”Di masyarakat nanti, kalian akan belajar secara nyata tentang kehidupan. Teruslah bersemangat dan memantaskan diri untuk setiap peluang yang ada. Jadilah agen perubahan yang memberikan manfaat bagi kemajuan di sekitar Anda dalam suasana yang tetap harmoni,” ungkap Dr. Supari.

​Pentingnya Pengalaman dan Akreditasi Unggul

​Senada dengan hal tersebut, Ketua Pengurus Yayasan Alumni Undip, Prof. Dr. Ir. Kesi Widjajanti, M.M., memberikan pesan penting mengenai pengalaman. Menurutnya, pendidikan memang mampu mengubah cara pandang, namun pendidikan saja tidak cukup tanpa dibarengi pengalaman langsung.

​”Kami berpesan, para lulusan jangan segan-segan mencari pengalaman sebanyak-banyaknya. Pengalaman adalah guru terbaik. Kesuksesan seseorang tidak cukup hanya dengan gelar, tetapi harus dikuatkan oleh pengalaman dan karakter,” tandas Prof. Kesi. Ia juga menambahkan bahwa prestasi USM yang kini meraih Akreditasi Unggul menjadi modal kuat bagi para alumni.

​Capaian Wisudawan Terbaik

​Pada wisuda periode ini, sejumlah lulusan berhasil meraih predikat sebagai wisudawan terbaik dengan perolehan IPK yang sangat memuaskan, di antaranya:

​Siti Fatimah dari DIII Manajemen Perusahaan dan Marcellino Valent Gusna dari S1 Manajemen yang keduanya berhasil meraih IPK sempurna 4.00. Diikuti oleh Hari Catra Cadudasa dari S1 Teknik Sipil (IPK 3.99), Bintang Noorlidzikry Dwipratama dari S1 Pariwisata (IPK 3.96), serta Wa Ode Keysa Assabila Mutya dari S1 Perencanaan Wilayah dan Kota (IPK 3.94).

Sempat Terendam Banjir, Jalur KA Gubug-Karangjati, Selasa Sore Bisa Dilewati Kecepatan Terbatas

​Lulusan terbaik lainnya adalah Suryani Angraini Fahmi (S2 Hukum, IPK 3.93), Helena Evani Setya Putri (S1 Ilmu Komunikasi, IPK 3.92), Risni Karisa Fdila (S1 Akuntansi, IPK 3.90), Rizka Yuli Astuti (S1 Sistem Informasi, IPK 3.89), dan Widi Ibni Safitri (S2 Manajemen, IPK 3.89).

​Statistik Kelulusan

​Total 381 wisudawan yang dilepas terdiri dari berbagai program studi, dengan rincian S1 Teknik Sipil menjadi penyumbang terbanyak yakni 57 lulusan, disusul S1 Manajemen (49), S1 Akuntansi (45), S1 Teknik Informatika (30), S1 Teknik Elektro (27), dan S1 Ilmu Hukum (25).

​Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Senat USM Prof. Dr. Hardani Widhiastuti, para Wakil Rektor, serta jajaran Pembina Yayasan Alumni Undip.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement