BERITASEMARANG.ID – Memperingati momen Tahun Baru Imlek, PT KAI Daop 4 Semarang memberikan kejutan istimewa bagi para pelanggan. Suasana Stasiun Semarang Tawang Bank Jateng mendadak meriah dengan hadirnya atraksi Barongsai yang menyapa langsung para penumpang yang tengah menunggu keberangkatan.
Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memberikan kesan perjalanan yang berbeda dan penuh kebahagiaan bagi masyarakat yang memilih kereta api sebagai moda transportasi liburan.
“Dalam rangka memperingati tahun baru unik ini (Imlek), kami ingin memberikan kesan perjalanan yang berbeda. Kami hadirkan atraksi Barongsai untuk menghibur penumpang di Stasiun Semarang Tawang,” ujar Luqman Arif.
Promo Tiket dan Lonjakan Penumpang
Tak hanya hiburan, KAI juga memberikan kado khusus berupa potongan harga tiket sebesar 10%. Promo ini berlaku bagi pelanggan yang melakukan pembelian tiket langsung di booth KAI dalam nuansa Imlek untuk perjalanan selama bulan Februari.
Terkait volume penumpang, Luqman mencatat adanya lonjakan signifikan selama libur panjang Imlek ini. Sejak Jumat lalu, tercatat lebih dari 500.000 penumpang yang hilir mudik di wilayah Daop 4 Semarang.
”Puncak kedatangan terjadi pada hari Sabtu kemarin dengan lebih dari 30.000 penumpang turun di berbagai stasiun wilayah Daop 4. Banyaknya destinasi wisata di Kota Semarang menjadi daya tarik utama masyarakat untuk berlibur,” tambahnya.
Hingga hari ini, tren kepadatan masih berlanjut. Data sementara menunjukkan lebih dari 24.000 penumpang berangkat dan 21.000 penumpang tiba di wilayah Daop 4 Semarang. Rute favorit pelanggan masih didominasi tujuan Jakarta, disusul Surabaya dan Solo. Adapun kereta api yang paling diminati antara lain KA Joglosemarkerto dan KA Ambarawa Ekspres.
Imbauan Akses Stasiun dan Mitigasi Cuaca
Luqman juga memberikan imbauan penting bagi calon penumpang yang akan berangkat dari Stasiun Semarang Tawang hari ini. Mengingat adanya Event Dugderan di sekitar area stasiun, akses jalan menuju stasiun terpantau padat.
“Kami imbau pelanggan untuk menyiapkan waktu lebih panjang menuju stasiun agar tidak terjebak kemacetan dan tertinggal kereta api,” tegasnya.
Menanggapi kendala cuaca, Luqman memastikan bahwa jalur kereta api yang sempat terkendala genangan air di antara Stasiun Karangjati-Gubug pada Senin kemarin kini sudah kembali normal. Setelah melalui proses mitigasi dan pemeriksaan intensif, jalur tersebut sudah dapat dilalui dengan kecepatan normal sejak semalam.
Menghadapi musim Lebaran mendatang, KAI Daop 4 telah memetakan 13 titik daerah pantauan khusus yang rawan gangguan alam seperti banjir atau amblas di wilayah Grobogan, Pekalongan, hingga Batang.
”Kami terus berkoordinasi dengan BMKG, BBWS, dan pemerintah daerah. Secara internal, kami menyiagakan petugas penjaga khusus, alat material untuk siaga (AMUS), hingga pemasangan CCTV di titik-titik rawan tersebut demi menjamin keselamatan perjalanan kereta api,” tutup Luqman.

Komentar