Jateng

Atasi Darurat Sampah, Ahmad Luthfi Canangkan Gerakan “Jawa Tengah ASRI” Serentak di 35 Daerah

BERITASEMARANG.ID  – Penjabat Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, secara resmi mencanangkan Gerakan Jawa Tengah ASRI (Aman, Sehat, Resik & Indah) pada Selasa (24/2/2026). Gerakan masif ini diawali dengan aksi bersih-bersih sampah di Pantai Jodo, Kabupaten Batang, yang diikuti secara serentak oleh 35 kabupaten/kota di seluruh Jawa Tengah.

​Acara yang bertepatan dengan peringatan Hari Peduli Sampah Nasional ini melibatkan lebih dari 1.000 peserta dari berbagai elemen, mulai dari TNI/Polri, pelajar, mahasiswa, hingga organisasi masyarakat dan pelaku usaha.

​Darurat Sampah Menuju Zero Waste 2029

​Gubernur Ahmad Luthfi menegaskan bahwa persoalan sampah di Jawa Tengah telah mencapai tahap darurat. Menurutnya, gerakan ini bukan sekadar seremoni, melainkan langkah konkret untuk mendukung target nasional.

​”Presiden telah menargetkan Indonesia menuju zero waste pada 2029. Karenanya, Gerakan Jateng ASRI harus menjadi gerakan nyata. Saya minta seluruh Bupati dan Wali Kota segera menyerahkan data konkret penanganan sampah di wilayahnya,” tegas Luthfi.

​Respons Cepat Kepala Daerah: Dari Biopori hingga Satgas Berlian

​Inisiatif ini langsung disambut dengan kebijakan spesifik oleh para kepala daerah di Jawa Tengah:

Jawa Tengah Juara 1 Penyaluran Kredit Perumahan Rp2,3 Triliun, Menteri PKP Puji Kepemimpinan Ahmad Luthfi

  • Kota Semarang: Wali Kota Agustina Wilujeng mengandalkan Satgas Berlian (Bersih Sungai Lingkungan) untuk mencegah banjir akibat sumbatan sampah di sungai.
  • Kabupaten Kudus: Bupati Sam’ani Intakoris mewajibkan setiap kantor pemerintahan membuat lubang biopori dan mewajibkan ASN memilah sampah dari rumah.
  • Kota Salatiga: Wali Kota Robby Hernawan menggalakkan gerakan Jaga Tirta dan mempercantik kota melalui program “Anggrekisasi” di berbagai sudut jalan.
  • Kabupaten Batang: Sebagai tuan rumah, Bupati Faiz Kurniawan bersama jajaran Forkopimda memimpin langsung pembersihan pesisir pantai.

​Dukungan Sektor Swasta dan Antusiasme Pelajar

​Dukungan juga mengalir dari sektor industri. Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang memberikan bantuan 30 unit tempat sampah pilah untuk menjaga kelestarian Pantai Jodo.

​Di sisi lain, semangat pelestarian lingkungan tampak pada wajah-wajah generasi muda. Riska, siswi SMAN Gringsing, mengaku bangga bisa terlibat langsung memungut sampah bersama teman-temannya.

“Mari kita jaga lingkungan kita agar senantiasa aman, resik, sehat, dan indah,” ajak Riska penuh semangat.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement