Nasional

Benteng Ekonomi RI Kokoh, KSSK: Sistem Keuangan 2026 Resilien di Tengah Badai Geopolitik

BERITASEMARANG.ID – Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) secara resmi menyatakan bahwa sistem keuangan Indonesia tetap berada dalam kondisi resilien (tangguh) meski dunia sedang dikepung ketidakpastian global dan tensi geopolitik yang memanas.

​Dalam rapat berkala pertamanya di tahun 2026, Selasa (27/1), empat “punggawa” ekonomi RI, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, Ketua OJK Mahendra Siregar, dan Ketua LPS Anggito Abimanyu, memastikan bahwa sinergi antarotoritas menjadi kunci kuatnya tameng ekonomi domestik.

​Ekonomi Dunia Goyang, Indonesia Tetap ‘Pede’

​Di saat IMF merevisi proyeksi pertumbuhan ekonomi global menjadi 3,3%, Indonesia justru menatap optimis tahun 2026. Setelah diprakirakan tumbuh 5,2% pada 2025, ekonomi RI diproyeksikan melonjak ke angka 5,4% tahun ini.

Semarang “Panen” Event Olahraga Nasional Sepanjang April 2026, Cek Jadwal Lengkapnya

​”Pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap kuat. Memasuki 2026, kita didukung oleh permintaan domestik yang meningkat dan berbagai stimulus strategis dari pemerintah,” ungkap Mahendra Siregar dalam keterangan resminya.

​Beberapa poin kunci yang menjaga otot ekonomi tetap kencang antara lain:

-. ​Cadangan Devisa Melimpah: Tercatat sebesar USD156,5 miliar (setara 6,3 bulan impor).

-. ​Inflasi Terjinak: Terjaga di kisaran 2,5±1%, meski harga bawang merah sempat “pedas” akibat cuaca.

-. ​IHSG Rekor: Pasar saham melesat ke level 8.951,01 per 23 Januari 2026, naik 3,52% sejak awal tahun.

Bidik Emas di Kejurprov Forki Jateng 2026, Karateka Andalan USM Siap Bertarung di Magelang

​Belanja Negara: Dari Makan Bergizi Gratis hingga Anti-Scam

​Pemerintah memastikan APBN hadir sebagai shock absorber atau peredam guncangan. Sepanjang 2025, uang rakyat sebesar Rp805,4 triliun telah disalurkan langsung melalui program yang menyentuh masyarakat, seperti:

-. ​Makan Bergizi Gratis (MBG) dan cek kesehatan gratis.

-. ​Proteksi Daya Beli: PKH, Kartu Sembako, dan beasiswa KIP Kuliah.

-. ​Dukungan UMKM: Perpanjangan PPh Final 0,5% hingga tahun 2029.

Rayakan Grand Opening Zing Padel, Kompetisi Kelas Beginner Jadi Magnet di Hari Pembukaan.

​Tak hanya soal perut, keamanan digital juga jadi sorotan. Indonesia Anti Scam Center (IASC) sukses mengembalikan dana senilai Rp161 miliar milik korban penipuan (scam), serta memberantas ribuan pinjol ilegal.

​Rupiah dan Perbankan: Waspada tapi Terkendali

​Meski nilai tukar Rupiah sempat menyentuh Rp16.815 per dolar AS di Januari 2026 akibat modal asing yang keluar (outflow), Bank Indonesia berkomitmen melakukan intervensi terukur. BI meyakini Rupiah akan kembali stabil seiring rendahnya inflasi domestik.

​Di sisi lain, perbankan nasional masih sangat sehat dengan modal (CAR) yang tebal di angka 25,87%. Namun, LPS memberikan catatan penting bagi BPR/BPRS agar lebih memperkuat keamanan siber karena risiko kejahatan digital yang kian canggih.

​Komitmen Program ‘Asta Cita’

​Ke depan, KSSK akan terus mengawal program Asta Cita Presiden untuk memastikan investasi terus mengalir, terutama melalui peran Danantara sebagai pengungkit investasi swasta di sektor hilirisasi Sumber Daya Alam (SDA).

​”Kami akan terus meningkatkan kewaspadaan dan sinergi kebijakan untuk memitigasi risiko global, demi mencapai kemakmuran bangsa,” tutup Mahendra.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement