BERITASEMARANG.ID – Lagu Indonesia Raya nyaris berkumandang di Chang International Circuit, Thailand, setelah pebalap muda Indonesia, Bintang Pranata Sukma, berhasil mengamankan podium ketiga pada putaran pertama Idemitsu Moto4 Asia Cup (IM4AC), Sabtu (28/2/2026). Kemenangan ini diraih secara dramatis melalui aksi salip di tikungan terakhir.
Memulai balapan dari posisi kelima, Bintang menunjukkan ketenangan luar biasa di tengah kepungan pebalap-pebalap tangguh Asia. Sejak lampu start padam, persaingan ketat langsung tersaji. Tiga pebalap binaan PT Astra Honda Motor (AHM)—Bintang, Resky Yusuf, dan Muh Badly Ayatullah—sempat merangsek ke barisan depan dan bersaing memperebutkan posisi podium pada lima lap pertama.
Aksi Menegangkan di Tikungan Terakhir
Drama memuncak saat balapan memasuki lap terakhir. Bintang yang sempat tertahan di posisi kelima tidak menyerah. Memanfaatkan celah sempit di tikungan akhir sirkuit Buriram, ia melakukan pengereman lambat (late braking) yang sempurna, menusuk masuk, dan melewati dua pebalap sekaligus.
Aksi berani tersebut mengantarkan Bintang menyentuh garis finis di posisi ketiga, tepat di belakang dua pebalap asal Jepang.
”Alhamdulillah, saya bisa mendapatkan podium di race pertama. Sepanjang balapan tadi berjalan cukup ketat. Saya mencoba mengejar dua pebalap di depan, namun pace saya belum cukup. Besok saya akan mencoba lagi untuk memperebutkan posisi pertama,” ujar Bintang usai balapan.
Perjuangan Rider Indonesia Lainnya
Meski Bintang berhasil naik podium, rekan-rekan setimnya harus puas dengan hasil yang bervariasi akibat ketatnya persaingan di lintasan:
- Resky Yusuf: Sempat merosot di awal laga namun berhasil bangkit ke barisan depan di pertengahan balap. Sayangnya, kesalahan di lap ke-9 membuatnya terjebak di grup kedua dan harus puas finis di posisi ke-10.
- Muh Badly Ayatullah: Sempat memimpin balapan di awal meski start dari posisi ke-11. Namun, insiden di depannya memaksa Badly melebar dan kehilangan momentum, hingga akhirnya finis di posisi ke-14.
- Maulana Malik: Menunjukkan performa stabil di awal balapan pada posisi 10 besar, namun kehilangan ritme di lap-lap akhir dan menyentuh garis finis di posisi ke-15.
Hasil ini menjadi modal berharga bagi para pebalap muda Indonesia untuk menghadapi Race 2 yang akan digelar esok hari. Evaluasi manajemen ban dan strategi pengereman menjadi fokus utama mereka demi mengibarkan Merah Putih di podium tertinggi.

Komentar