BERITASEMARANG.ID – Senja di ufuk barat Kota Salatiga, Jumat (13/3), terasa berbeda bagi penghuni Panti Pelayanan Sosial Anak (PPSA) Woro Wiloso. Guratan keceriaan terpancar jelas dari wajah 130 anak panti saat menyambut kedatangan orang nomor satu di Jawa Tengah, Gubernur Ahmad Luthfi, untuk berbuka puasa bersama.
Kehadiran Gubernur di panti milik Pemerintah Provinsi Jawa Tengah tersebut bukan sekadar seremoni formal. Luthfi tampak membaur, memberikan motivasi, hingga melontarkan undangan istimewa yang membuat suasana riuh rendah: merayakan Idulfitri di Kantor Gubernur (Gubernuran).
”Mau kan datang ke Kantor Gubernur? Lebaran nanti kita ajak anak-anak ke Gubernuran. Saya undang langsung untuk berlebaran di rumah gubernur. Semua di sini harus ikut,” ujar Luthfi yang langsung disambut tepuk tangan antusias anak-anak.
Pecut Semangat dan Mimpi Besar
Sembari menanti azan Magrib, Gubernur menyempatkan diri berdialog dan membakar semangat para penghuni panti. Ia menegaskan bahwa status sebagai anak panti tidak boleh menjadi penghalang untuk meraih cita-cita setinggi langit.
”Adik-adik di sini harus bergembira semua. Harus punya mimpi indah dan cita-cita tinggi karena kalian tidak sendiri. Status kalian sama dengan anak-anak di luar sana. Tidak boleh berkecil hati,” tegasnya.
Luthfi meyakini bahwa panti adalah wadah kerukunan yang mampu melahirkan pemimpin masa depan. Ia berpesan agar mimpi-mimpi tersebut dijemput dengan kerja keras dan ketekunan belajar.
Dialog Digital dan Beasiswa
Suasana semakin hangat saat sesi tanya jawab. Sofiyatun, seorang siswi SMK jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV), bertanya mengenai cara agar anak panti memiliki daya saing global di era digital. Ada pula yang bertanya mengenai akses beasiswa pendidikan tinggi.
Menjawab kegelisahan tersebut, Gubernur memastikan bahwa Pemprov Jateng telah menyiapkan karpet merah bagi masa depan mereka melalui sekolah vokasi yang terhubung langsung dengan industri.
”Kita punya SMK yang sudah match and link dengan perusahaan. Ada juga beasiswa khusus untuk anak panti yang ingin melanjutkan kuliah. Fasilitas itu ada untuk kalian,” jelas Luthfi.
Di akhir kunjungan, Gubernur meminta Dinas Sosial dan pengelola panti untuk segera memfasilitasi logistik agar seluruh anak panti bisa hadir di “Rumah Rakyat” saat lebaran nanti. Momen ini menjadi potret kepedulian pemimpin yang ingin memastikan kebahagiaan hari raya dirasakan merata oleh seluruh lapisan masyarakat, tanpa terkecuali.

Komentar