BERITASEMARANG.ID – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil Kemenag) Jawa Tengah, Saiful Mujab, turut mendampingi Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dalam penyerahan zakat fitrah secara simbolis di Masjid Raya Baiturrahman, Kota Semarang, Jumat (20/3/2026) malam.
Dalam momen Malam Takbiran tersebut, sebanyak 4 ton beras zakat fitrah disalurkan kepada sekitar 2.000 mustahiq. Saiful Mujab menilai, kehadiran pemerintah dalam proses ini merupakan bentuk penguatan ekosistem zakat di Jawa Tengah.
Penguatan Syariat dan Kepedulian
Menurut Saiful Mujab, sinergi antara pemerintah daerah dan Kemenag dalam pengawasan serta penyaluran zakat adalah kunci untuk memastikan hak-hak kaum dhuafa terpenuhi tepat waktu.
”Kehadiran kami di sini adalah untuk memastikan bahwa syariat Islam, khususnya terkait zakat fitrah sebagai penyuci diri, dapat terlaksana dengan baik dan menyentuh mereka yang benar-benar membutuhkan,” ujar Saiful di sela-sela acara.
Ia juga menekankan bahwa zakat bukan sekadar ritual tahunan, melainkan instrumen penting dalam menjaga stabilitas sosial dan menekan angka kemiskinan di Jawa Tengah.
Zakat sebagai Penggerak Ekonomi
Senada dengan Gubernur Ahmad Luthfi yang memaparkan penurunan angka kemiskinan Jateng menjadi 9,39 persen, Saiful Mujab berharap tata kelola zakat yang profesional dapat mengubah status penerima zakat (mustahiq) menjadi pemberi zakat (muzakki) di masa depan.
”Kami berharap melalui edukasi zakat yang masif, kemandirian umat akan terbentuk. Sebagaimana harapan Pak Gubernur, semoga tahun depan para penerima hari ini sudah berdaya secara ekonomi,” tambahnya.
Detail Penyaluran Zakat di Masjid Baiturrahman
Selain zakat fitrah, kegiatan di Masjid Raya Baiturrahman ini juga mencakup penyaluran:
- Zakat Maal (Zakat harta)
- Infaq dan Sedekah
- Fidyah
- Bingkisan Khusus: Pemberian sarung secara pribadi dari Ahmad Luthfi sebagai bentuk kepedulian tambahan.
Ketua YPKPI Masjid Raya Baiturrahman, Ahmad Darodji, mengonfirmasi adanya peningkatan jumlah zakat yang terkumpul tahun ini, yang menandakan meningkatnya kesadaran berzakat warga Semarang dan sekitarnya.
Acara ditutup dengan ucapan selamat Idulfitri dari para pejabat yang hadir kepada masyarakat yang telah antre dengan tertib sejak sore hari.

Komentar