Serambi Islam Jateng

Dukung Pendidikan Pesantren, Pemprov Jateng Salurkan Tali Asih untuk Santri Penghafal Al-Qur’an

BERITASEMARANG.ID  – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) terus memperkuat komitmennya dalam mendukung kualitas pendidikan di pondok pesantren. Langkah nyata ini diwujudkan melalui pemberian tali asih (bisyarah) serta kehadiran langsung pemerintah di tengah-tengah kegiatan santri.

​Dukungan tersebut mendapat apresiasi tinggi dari para pengasuh pesantren di Kabupaten Pekalongan. Habib Ali, Pengasuh Pondok Pesantren Roudhlotul Qur’an Jetak Kidul, Wonopringo, menyatakan bahwa perhatian pemerintah sangat berarti bagi penguatan pendidikan keagamaan.

​”Saya mengapresiasi kehadiran Wakil Gubernur Jawa Tengah dalam acara wisuda tahfidh ini. Kehadiran pemerintah adalah bentuk dukungan nyata terhadap pendidikan keagamaan di Jawa Tengah,” ujar Habib Ali dalam acara Wisuda Tahfidh Qur’an, Minggu (1/2/2026).

Spirit Keberkahan untuk Jawa Tengah

Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, yang hadir langsung di lokasi, menekankan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya menghadirkan keberkahan dalam pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

MUI Jateng Perkuat Peran Fatwa dan Kolaborasi untuk Entaskan Kemiskinan

​”Pemerintah memberikan bisyaroh kepada orang-orang yang menghafalkan Al-Qur’an supaya APBD Jawa Tengah berkah. Dengan begitu, hasil pembangunan dapat dirasakan lebih luas oleh seluruh masyarakat,” ungkap tokoh yang akrab disapa Gus Yasin ini.

​Gus Yasin juga mendorong para santri untuk tidak berhenti pada tahap wisuda saja. Ia berharap para penghafal Al-Qur’an terus memperdalam ilmu dan mengamalkan nilai-nilainya sebagai pedoman dalam berdakwah dan bermasyarakat.

Ribuan Santri Telah Terima Manfaat

Komitmen Pemprov Jateng dalam mengapresiasi para penghafal Al-Qur’an terbukti konsisten. Berdasarkan data yang ada, sejak Januari hingga 17 Desember 2025, Pemprov Jateng telah menyalurkan tali asih senilai Rp1 juta untuk masing-masing santri kepada total 1.041 penghafal Al-Qur’an dari berbagai daerah.

​Di Kabupaten Pekalongan sendiri, selain di Ponpes Roudhlotul Qur’an, Gus Yasin juga menghadiri Haflah Akhirussanah di Ponpes Asma Chusna, Desa Kranji, pada Sabtu (31/1/2026). Di sana, sebanyak 16 penghafal Al-Qur’an turut menerima apresiasi serupa.

Kanwil Kemenag Jateng Catat Rekor 100% Pelaporan SPT Tahunan 2025 tepat Waktu

​Pengasuh Ponpes Asma Chusna, Zufar Mubarok, menyambut hangat kehadiran Gus Yasin yang dinilai sangat memahami kultur pesantren. Melalui program ini, Pemprov Jateng menegaskan bahwa dukungan terhadap pendidikan pesantren tetap menjadi prioritas utama sepanjang tahun 2026.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement