Pendidikan

FT UNDIP Kukuhkan 105 Insinyur Baru, Jalur RPL Mendominasi

BERITASEMARANG.ID  – Fakultas Teknik Universitas Diponegoro (FT UNDIP) kembali memperkuat jajaran tenaga ahli nasional dengan mengukuhkan 105 insinyur baru pada Upacara Pengambilan Sumpah Insinyur ke-14. Acara tersebut berlangsung khidmat di Engineering Hall, Gedung Prof. Ir. Eko Budihardjo, M.Sc., Kampus UNDIP Tembalang, Rabu (4/2).

​Dari total 105 lulusan tersebut, sebanyak 94 insinyur merupakan lulusan melalui jalur Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL), sementara 11 insinyur lainnya berasal dari jalur Reguler. Dominasi jalur RPL ini menunjukkan tingginya antusiasme para praktisi teknik untuk mendapatkan pengakuan formal atas pengalaman kerja dan kompetensi yang telah mereka bangun di lapangan.

​Ketua Program Studi Program Profesi Insinyur (PSPPI) FT UNDIP, Prof. Dr. Ir. Widayat, S.T., M.T., IPM., ASEAN Eng., menyampaikan bahwa sejak berdiri tujuh tahun lalu, PSPPI UNDIP telah mencetak total 1.276 insinyur.

​”Alhamdulillah, jumlah lulusan terus bertambah. Gelar ini bukan akhir dari proses belajar, melainkan awal baru. Secara legalitas dan etika, para lulusan kini telah memenuhi standar sesuai Undang-Undang Keinsinyuran untuk membangun Indonesia secara profesional,” ujar Prof. Widayat.

​Senada dengan hal tersebut, Dekan Fakultas Teknik UNDIP, Prof. Dr. Ir. Jamari, S.T., M.T., IPU., ASEAN Eng., mengingatkan para wisudawan bahwa gelar insinyur membawa tanggung jawab moral yang besar.

Program ‘Satu OPD Satu Desa Dampingan’ Pemprov Jateng Sukses Tekan Angka Kemiskinan, Kades Kediri Beri Apresiasi

​”Gelar insinyur bukan sekadar tambahan nama, tapi ada tanggung jawab luar biasa di baliknya. Saya berpesan agar para lulusan menjaga nama baik UNDIP dan mengimplementasikan nilai-nilai profesionalisme saat terjun di masyarakat,” tegas Prof. Jamari.

​Prosesi pengambilan sumpah dipimpin langsung oleh Ketua Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Wilayah Jawa Tengah, Dr. T. Ir. Herry Ludiro Wahyono, S.T., M.T., IPU., ASEAN Eng. Acara ini juga dihadiri oleh perwakilan berbagai mitra industri, menegaskan kuatnya sinergi antara akademisi dan sektor praktis dalam pengembangan sumber daya manusia unggul.

​Sebagai penutup rangkaian acara, Ir. Thomasonan Lutfie Prananto, S.T., M.T., hadir mewakili para insinyur baru untuk menyampaikan pidato kelulusan, yang menekankan komitmen para lulusan dalam memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan infrastruktur dan teknologi di tanah air.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement