BERITASEMARANG.ID – Kabar gembira bagi para pecinta roda dua di Jawa Tengah! Kekhawatiran mengenai sulitnya mencari suku cadang (sparepart) kini resmi ditepis oleh Astra Motor Jawa Tengah. Main diler Honda ini memberikan jaminan bahwa ketersediaan komponen motor Honda tetap melimpah, bahkan untuk unit yang sudah “pensiun” dari jalur produksi.
92% Suku Cadang Ready Stock!
Parts Manager Astra Motor Jateng, Iko Freediantoro, mengungkapkan bahwa pihaknya saat ini menguasai tingkat ketersediaan suku cadang hingga 92 persen. Angka ini mencakup segalanya, mulai dari komponen vital mesin hingga bagian bodi kendaraan.
”Masyarakat tidak perlu khawatir. Baik part mesin maupun bodi motor Honda bisa dibeli dengan mudah oleh pelanggan setia kami,” tegas Iko.
Kabar Baik Buat Pemilik Motor Lama
Salah satu poin menarik yang ditegaskan Astra Motor Jateng adalah jaminan ketersediaan suku cadang untuk motor dengan usia pemakaian hingga tujuh tahun.
Bagi pemilik All New Honda Vario 125 yang baru saja meluncur, ada fakta menarik: sekitar 64 persen komponennya masih identik dengan generasi sebelumnya. Artinya, ekosistem suku cadang yang sudah ada saat ini sangat relevan dan siap mendukung perawatan model terbaru.
”Part Vario lama masih relevan dan ready, sehingga pemilik Vario terbaru pun tidak perlu pusing soal perawatan,” tambah Iko.
Pesan Suku Cadang Cukup via Telepon
Tak perlu lagi keliling kota demi mencari satu komponen! Astra Motor Jateng telah mempermudah akses melalui sistem Hotline Khusus.
Region Head Astra Motor Jateng, Ronaldo Widjaja, menjelaskan langkah mudah untuk menikmati fasilitas ini:
- Datang ke diler Honda atau AHASS terdekat.
- Daftarkan diri dengan melampirkan KTP dan STNK (menariknya, nama di KTP dan STNK tidak harus sama).
- Setelah terdaftar, pelanggan cukup menghubungi hotline 1500-989.
”Setelah terdaftar, pesanan langsung masuk ke sistem. Status dan prosesnya bisa dilacak secara transparan,” jelas Ronaldo. Fleksibilitas ini diharapkan dapat memberikan kenyamanan maksimal bagi pengendara Honda di mana pun mereka berada.

Komentar