BERITASEMARANG.ID – Menjelang pelaksanaan Tes Kendali Mutu Akademik (TKA) yang akan berlangsung pada 13-16 April mendatang, MTs N 2 Kota Semarang menggelar kegiatan Mujahadah dan Emotional Spiritual Quotient (ESQ) pada Sabtu (11/4/2026).
Kegiatan yang mengusung tema “Doa Jalan Memaksimalkan Kesuksesan TKA” ini diikuti oleh seluruh siswa kelas 9 beserta orang tua masing-masing. Rangkaian acara dimulai sejak pukul 08.30 WIB dengan Sholat Dhuha dan Sholat Hajat berjamaah, Mujahadah, hingga puncaknya prosesi sungkeman yang mengharukan.
Sinergi Usaha Lahir dan Batin
Kepala MTs N 2 Kota Semarang, Dr. Hidayatun, S.Ag, M.Pd, dalam sambutannya menekankan pentingnya keseimbangan antara ikhtiar akademik dan kekuatan spiritual. Ia menyatakan bahwa pihak madrasah telah mempersiapkan para siswa melalui pembinaan intensif dan try out berkali-kali.
”Kita meyakini bahwa di atas segala usaha lahiriah, Allah SWT adalah penentu segalanya. Doa bapak ibu guru itu penting, namun yang paling mampu menembus langit adalah doa dari kedua orang tua,” ujar Dr. Hidayatun di hadapan para wali murid.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga memohon doa restu terkait pengembangan fasilitas madrasah, termasuk rencana pembangunan peneduh area luar (outdoor) agar kegiatan ibadah, mujahadah, dan ekstrakurikuler siswa tidak terkendala cuaca.
Menghindari “Generasi Strawberry”
Acara inti diisi dengan motivasi ESQ oleh KH. Abdullah Maksum, M.SI, pengasuh Pondok Pesantren Entrepreneur Ar Ridwan, Wonosobo. Dalam paparannya, beliau menyoroti tantangan mendidik generasi masa kini yang sering dijuluki sebagai “Generasi Strawberry”—generasi yang tampak indah dan berpendidikan tinggi, namun cenderung rapuh secara mental karena kurangnya kemandirian.
”Setiap anak punya kesempatan untuk sukses melalui tiga faktor: anak yang serius, orang tua yang serius, dan guru yang serius. Kita harus mendorong anak-anak menjadi Generasi Emas yang memiliki karakter kuat dan mandiri,” jelas KH. Abdullah Maksum.
Ia juga menjabarkan lima indikator kesuksesan yang harus dikejar oleh para siswa:
1. Sukses Intelektual: Meraih gelar pendidikan tinggi.
2. Sukses Materi: Memiliki kemandirian ekonomi.
3. Sukses Emosi: Mampu mengelola hati dan pikiran.
4. Sukses Sosial: Memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.
5. Sukses Spiritual: Memiliki kedekatan dan ketaatan kepada Allah SWT.
Prosesi Sungkeman yang Menyentuh
Kegiatan diakhiri dengan sesi mujahadah dan prosesi sungkeman. Suasana khidmat berubah menjadi haru saat ratusan siswa kelas 9 bersimpuh di hadapan orang tua mereka untuk memohon maaf dan meminta doa restu secara langsung.
Prosesi ini menjadi simbol penguat mental bagi para siswa sebelum menghadapi TKA pada hari Senin mendatang. Dengan adanya sinergi antara doa orang tua dan bimbingan guru, diharapkan para siswa MTs N 2 Kota Semarang mampu meraih hasil maksimal dan melanjutkan ke jenjang pendidikan yang dicita-citakan.

Komentar