Ekonomi

Hiswana Migas Imbau Pemudik Isi BBM Full Tank dan Gunakan Pembayaran Non-Tunai

BERITASEMARANG.ID – Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) wilayah Jawa Tengah dan DIY memastikan seluruh jaringan lembaga penyalur siap memberikan pelayanan optimal selama masa Satgas Ramadhan dan Idul Fitri (RAFI) 2026. Mengingat periode libur tahun ini cukup panjang, Hiswana Migas mengeluarkan sejumlah imbauan strategis bagi para pemudik.

​Ketua Hiswana Migas Jateng – DIY, Agung Karnadi, mengungkapkan bahwa koordinasi intensif telah dilakukan bersama Pertamina Patra Niaga dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sejak awal Ramadan. Langkah ini bertujuan untuk memastikan kesiapan operasional di setiap SPBU maupun pangkalan LPG resmi.

​Agung memberikan saran praktis bagi pengguna kendaraan pribadi agar perjalanan mudik tetap nyaman dan tidak terhambat kendala bahan bakar. Ia menyarankan agar pemudik selalu memastikan tangki BBM dalam kondisi penuh saat memulai perjalanan.

​”Kami menyarankan masyarakat untuk mengisi BBM secara maksimal di titik awal keberangkatan. Jika indikator bahan bakar sudah mencapai 50 persen, segera lakukan pengisian ulang di SPBU terdekat, terutama saat menemui SPBU yang antreannya masih longgar. Hal ini penting untuk menghindari risiko kehabisan BBM di tengah kemacetan,” ujar Agung dalam koordinasi Satgas RAFI di Semarang, kamis ( 12/3/2026).

​Selain kesiapan stok, Hiswana Migas juga mendorong digitalisasi transaksi di SPBU. Pihaknya menghimbau masyarakat untuk beralih menggunakan pembayaran non-tunai, salah satunya melalui aplikasi MyPertamina yang sudah terintegrasi dengan berbagai kanal pembayaran nasional dan perbankan.

Semarang “Panen” Event Olahraga Nasional Sepanjang April 2026, Cek Jadwal Lengkapnya

​Menurutnya, penggunaan transaksi cashless akan sangat membantu mempercepat durasi pelayanan di dispenser, sehingga antrean kendaraan dapat terurai lebih cepat. Hal ini menjadi krusial mengingat perbankan biasanya beroperasi terbatas selama masa libur panjang dua minggu tersebut.

​”Kami telah menyiapkan operator di lapangan untuk bekerja optimal dengan segala persiapan dan potensi yang ada. Kami juga mohon dukungan masyarakat untuk memberikan ruang gerak bagi kendaraan distribusi, seperti mobil tangki BBM dan armada LPG, agar suplai ke lembaga penyalur tetap lancar,” tambahnya.

​Untuk menjamin ketersediaan energi di jalur mudik dan lokasi wisata, sebanyak 309 SPBU di wilayah Jawa Bagian Tengah akan disiagakan beroperasi selama 24 jam. Selain itu, masyarakat diimbau untuk membeli LPG di pangkalan resmi yang memiliki identitas lengkap guna menjamin keakuratan informasi harga dan kualitas produk.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement