Otomotif

Jangan Asal Pilih! Ini Panduan Memilih Minyak Rem Motor Agar Rem Tidak “Blong”

BERITASEMARANG.ID  – Menghadapi cuaca yang tidak menentu, memastikan kendaraan dalam kondisi optimal adalah kewajiban bagi pengendara yang mobilitasnya tinggi. Salah satu komponen krusial yang sering kali disepelekan namun berisiko fatal jika salah pilih adalah minyak rem.

​Minyak rem merupakan jantung dari sistem pengereman hidrolik. Pemilihan yang tidak tepat bukan hanya menurunkan performa motor, tapi juga mengancam keselamatan pengendara.

​Mengenal Standar DOT: Semakin Tinggi, Semakin Tahan Panas

​Dalam dunia otomotif, kualitas minyak rem diukur menggunakan standar DOT (Department of Transportation). Saat ini, pabrikan motor umumnya menggunakan standar DOT 4.

​Aturan mainnya sederhana: Semakin tinggi angka DOT, semakin tinggi titik didihnya. Titik didih yang tinggi sangat penting untuk mencegah fenomena Vapour Lock.

Apa itu Vapour Lock?

Jelang Ramadan, Pertamina Guyur Tambahan Satu Juta Lebih Tabung LPG 3 Kg di Jateng dan DIY

Kondisi di mana minyak rem menguap karena panas berlebih. Uap ini menciptakan gelembung udara di dalam sistem hidrolik yang membuat rem terasa “ngempos” atau bahkan blong total.

​Bolehkah Upgrade ke DOT yang Lebih Tinggi?

​Banyak bikers yang ingin meningkatkan performa pengereman dengan mengganti minyak rem ke angka DOT yang lebih tinggi. Fachrul Reza, Training Instruktur Astra Motor Jawa Tengah, menjelaskan bahwa hal tersebut diperbolehkan, namun dengan syarat ketat: Jangan pernah menggantinya dengan DOT yang lebih rendah dari standar pabrik.

​Sebelum melakukan upgrade, ada dua pertimbangan utama:

  1. Biaya: Minyak rem dengan titik didih tinggi biasanya dibanderol dengan harga lebih mahal.
  2. Ketahanan Komponen: Pastikan material selang rem dan seal (seperti Seal Piston Caliper dan Seal Master Rem) kuat menahan zat kimia minyak rem DOT tinggi agar tidak terjadi kebocoran.

​Rekomendasi Terbaik: Ikuti Standar Pabrikan

​Meski upgrade dimungkinkan, Fachrul Reza menyarankan agar pemilik kendaraan tetap setia pada rekomendasi pabrikan. Minyak rem standar telah melewati uji coba resmi yang menjamin keseimbangan antara performa dan keawetan komponen motor.

​“Konsumen motor Honda bisa melakukan langsung pengecekan sepeda motornya di AHASS Jawa Tengah. Kami siap membantu karena AHASS memiliki tenaga mekanik ahli yang tersertifikasi dan suku cadang yang dijamin originalitasnya,” pungkas Reza.

Sempat Terendam Banjir, Jalur KA Gubug-Karangjati, Selasa Sore Bisa Dilewati Kecepatan Terbatas

​Tips Singkat Cek Minyak Rem:

  • Cek Ketinggian: Pastikan volume minyak rem berada di antara garis Upper dan Lower.
  • Perhatikan Warna: Jika warna sudah berubah menjadi keruh atau gelap, segera lakukan pengurasan.
  • Cek Kebocoran: Pastikan tidak ada rembesan di sekitar area selang dan master rem.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement