BERITASEMARANG.ID – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 4 Semarang mencatat keberhasilan dalam mengamankan barang milik penumpang yang tertinggal di area kerja mereka sepanjang tahun 2025. Tercatat sebanyak 650 barang dengan total nilai taksiran mencapai Rp833.704.500 berhasil diselamatkan melalui layanan Lost and Found.
Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, mengungkapkan bahwa barang-barang tersebut ditemukan di berbagai titik, mulai dari dalam gerbong kereta api hingga area peron stasiun.
”KAI menyediakan layanan Lost and Found untuk membantu pelanggan. Namun perlu diingat, layanan ini bersifat fasilitatif. Tanggung jawab atas barang bawaan tetap berada pada masing-masing pelanggan,” tegas Luqman dalam keterangannya.
Stasiun Semarang Tawang Jadi Lokasi Temuan Terbanyak
Berdasarkan data yang dirilis, Stasiun Semarang Tawang menjadi lokasi dengan intensitas penanganan barang tertinggal tertinggi.
Berikut adalah rincian sebaran temuannya:
Stasiun Semarang Tawang: 493 barang (384 di dalam KA, 109 di stasiun) dengan nilai taksiran Rp536.484.500.
Stasiun Semarang Poncol: 96 barang (53 di dalam KA, 43 di stasiun) dengan nilai taksiran Rp107.445.000.
Stasiun Tegal: 61 barang (47 di dalam KA, 14 di stasiun) dengan nilai taksiran Rp189.775.000.
Jenis barang yang ditemukan sangat bervariasi, mulai dari barang elektronik seperti ponsel dan tablet, hingga barang pribadi seperti tas dan tumbler.
KAI menerapkan aturan ketat terkait masa simpan barang temuan sebelum akhirnya diproses lebih lanjut:
Makanan & Minuman: 1×24 jam untuk makanan mudah basi, dan 7×24 jam untuk makanan lainnya.
Barang Biasa: Disimpan maksimal selama 1 bulan.
Barang Berharga: Disimpan maksimal selama 3 bulan.
Jika hingga batas waktu tersebut barang tidak diambil, KAI akan melakukan penghapusan sesuai prosedur. Barang biasa dapat diserahkan ke lembaga sosial atau dimusnahkan, sementara barang berharga akan diserahkan kepada pihak kepolisian.
Cara Melaporkan Barang Hilang
Bagi pelanggan yang merasa kehilangan atau ketinggalan barang, KAI mengimbau untuk segera melapor melalui beberapa kanal resmi:
Petugas Customer Service on Station atau petugas keamanan di stasiun.
Contact Center KAI 121 atau WhatsApp 0811-1222-33121.
Direct Message (DM) ke media sosial resmi KAI 121.
”Sampaikan ciri-ciri barang dan kode booking tiket secara detail kepada petugas resmi. Kami mengimbau pelanggan untuk selalu teliti, cek kembali barang bawaan saat naik atau turun kereta, dan jangan terburu-buru,” pungkas Luqman.

Komentar