BERITASEMARANG.ID – Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah resmi melakukan penyegaran organisasi. Sebanyak 24 pejabat diambil sumpah dan dilantik dalam prosesi pelantikan jabatan yang berlangsung di Semarang, Jumat pekan kemarin.
Langkah ini diambil sebagai upaya strategis untuk memperkuat tata kelola kepemimpinan, khususnya di lingkungan Madrasah Negeri dan jabatan fungsional strategis lainnya di Jawa Tengah.
Fokus pada Kepemimpinan Madrasah
Dari total pejabat yang dilantik, posisi Kepala Madrasah Negeri mendominasi rotasi kali ini. Beberapa nama yang resmi mengemban amanah baru di antaranya:
-. Sugiyono: Kepala MAN 2 Klaten
-. Nur Hadi: Kepala MAN 1 Semarang
-. Moh. Kodri: Kepala MAN 1 Pati
-. Arif Baehaqi: Kepala MAN 2 Pati
-. Muhiban: Kepala MAN 1 Kebumen
-. Agus Sulistiya: Kepala MAN 3 Sragen
-. Moh Nurudin: Kepala MIN 1 Cilacap
Penguatan Tenaga Ahli dan SDM
Selain sektor pendidikan, pelantikan ini juga menyasar posisi fungsional guna memperkuat sistem perencanaan dan manajemen aparatur. Di antaranya:
-. Perencana Ahli Madya: Ahmad Baikuni dan Miftakhudin.
-. Analis SDM Aparatur: Sarip Sahrul Samsudin, Nunuk -. Nugraheni, Eko Wahyudi, dan Siti Kholifah.
-. Pranata SDM Aparatur: Siti Nurjanah (Penyelia) dan Muhammad Shobirin (Terampil).
Pesan Kakanwil: Inovasi adalah Kunci
Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Tengah, Saiful Mujab, dalam arahannya menekankan bahwa pelantikan ini bukan sekadar rutinitas birokrasi, melainkan motor penggerak kualitas layanan publik.
”Seluruh pejabat yang dilantik harus menunjukkan komitmen yang kuat. Saya meminta adanya inovasi nyata dan kinerja terbaik dalam menjalankan amanah ini demi memberikan pelayanan prima kepada masyarakat,” tegas Saiful Mujab.
Dengan pelantikan ini, diharapkan Madrasah-Madrasah di Jawa Tengah mampu bertransformasi menjadi lembaga pendidikan yang lebih kompetitif dan adaptif terhadap perkembangan zaman, didukung oleh manajemen SDM yang lebih profesional.

Komentar