Serambi Islam

Kakanwil Kemenag Jateng Tekankan Linearitas Guru PAI dan Penguatan Literasi Al-Qur’an

BERITASEMARANG.ID – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah, DR. H, Saiful Mujab, MA, menerima kunjungan audiensi dari Ketua Kelompok Kerja Pengawas (Pokjawas) PAI Provinsi Jawa Tengah, Kasan Asy’ari, beserta jajaran pada Senin (30/3/2026).

​Pertemuan yang berlangsung di ruang kerja Kakanwil ini turut didampingi oleh Kepala Bidang Pendidikan Agama Islam (PAIS), Nurzaini Wahyu Widodo, serta para Ketua Tim Kerja di lingkungan Kanwil Kemenag Jateng.

​Dalam arahannya, Saiful Mujab menekankan dua poin krusial terkait mutu pendidikan agama di sekolah: pemetaan linearitas guru dan kemampuan baca tulis Al-Qur’an siswa.

​Prioritaskan Kompetensi Guru dan Literasi Siswa

​Kakanwil menegaskan bahwa kualitas pembelajaran sangat bergantung pada kesesuaian latar belakang akademik pengajar. Ia menginstruksikan adanya pemetaan menyeluruh terhadap guru PAI agar selaras dengan kualifikasi pendidikan S1 mereka.

Perkuat Hubungan Industrial, CCEP Indonesia dan Serikat Pekerja Resmi Sepakati PKB 2026-2028

​”Mulai dipetakan guru-guru PAI sesuai dengan jenjang dan linearitas S1-nya, agar pembelajaran lebih terarah dan berkualitas,” tegas Saiful Mujab.

​Selain aspek tenaga pendidik, ia juga menyoroti masih adanya kesenjangan kemampuan literasi Al-Qur’an di kalangan peserta didik. Menurutnya, kemampuan baca tulis Al-Qur’an adalah fondasi yang tidak boleh diabaikan.

​”Pembinaan baca tulis Al-Qur’an harus menjadi perhatian bersama. Ini fondasi utama dalam pendidikan agama yang perlu diperkuat secara sistematis,” imbuhnya.

​Momentum Idulfitri dan Penguatan Wakaf Uang

​Pertemuan ini juga menjadi ajang silaturahmi. Ketua Pokjawas PAI Jateng, Kasan Asy’ari, menyampaikan ucapan selamat Idulfitri serta permohonan maaf lahir dan batin kepada Kakanwil dan seluruh jajaran.

Tingkatkan Kualitas SDM, Pascasarjana USM dan Bea Cukai Tanjung Emas Jalin Kolaborasi Strategis

​Menutup arahannya, Saiful Mujab mengajak Pokjawas PAI untuk turut mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya wakaf uang. Ia menilai wakaf uang adalah instrumen ekonomi syariah yang sangat potensial untuk pembangunan pendidikan dan penguatan ekonomi umat.

​Manfaat Wakaf Uang menurut Kakanwil:

-. ​Aset Produktif: Menjadi sedekah yang tidak akan habis ditelan waktu.

-. ​Pahala Berkelanjutan: Manfaatnya terus dirasakan oleh umat secara jangka panjang.

-. ​Pilar Pendidikan: Membantu stabilitas finansial lembaga pendidikan Islam.

Genangan Air Surut, Jalur KA Karangjati – Gubug Kembali Normal

​”Wakaf uang perlu kita dorong bersama. Ini adalah aset sedekah yang manfaatnya terus mengalir dan menjadi ladang pahala berkelanjutan,” pungkasnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement