Ekonomi

Mudik Nyaman Hati Tenang: Ratusan Warga Pulang Kampung Gratis Bersama Pegadaian

BERITASEMARANG.ID – Halaman Kantor Wilayah (Kanwil) XI PT Pegadaian Semarang seketika riuh dengan tawa dan raut wajah lega pada Selasa (17/3/2026). Ratusan warga, mulai dari mahasiswa, pelaku UMKM, hingga pekerja sektor informal, berkumpul untuk mengikuti seremoni pelepasan Mudik Gratis Pegadaian 2026.

​Tahun ini, antusiasme masyarakat melonjak tajam. Pegadaian memberangkatkan sekitar 260 peserta—naik signifikan dibanding tahun lalu yang hanya berkisar 100 orang. Dengan tujuan mencakup 12 kota di Jawa Tengah, Jawa Barat, hingga yang terjauh Bangkalan di Jawa Timur, program ini sukses menjadi “penyelamat” dompet warga di tengah situasi ekonomi yang menantang.

​Kebahagiaan terpancar jelas dari wajah Ria Sutriani, seorang agen Pegadaian sekaligus pelaku UMKM asal Salatiga. Membawa serta empat anggota keluarganya menuju Blitar, Ria mengaku sangat terbantu secara finansial.

​”Sebagai UMKM, ini sangat meringankan beban. Bayangkan kalau satu keluarga empat orang bayar transportasi sendiri, sudah lumayan sekali biayanya. Di sini syaratnya mudah, fasilitasnya luar biasa, bahkan ada cek kesehatan gratis tadi sebelum berangkat,” ujar Ria dengan penuh syukur.

​Senada dengan Ria, Eko Widianto, seorang satpam asal Pedurungan, mengapresiasi kehadiran Pegadaian di tengah masa sulit masyarakat. Meski ia hanya bisa mengantar keluarga karena harus kembali bertugas, Eko merasa tenang karena keluarganya pulang dengan fasilitas lengkap.

Jateng Gas Pol Menuju Swasembada Pangan 2026: Stok Beras Surplus 702 Ribu Ton

“Dapat goodie bag, kaos, topi, sampai makanan. Komplitlah! Semoga target Pegadaian di 2026 ini bisa super exceed,” harapnya.

​Tak hanya bagi keluarga, program ini juga menjadi berkah bagi mahasiswa. Wijaya (22), mahasiswa UIN Walisongo yang juga seorang marbot masjid di Kalibanteng, mengaku ini adalah pengalaman pertamanya ikut mudik gratis.

“Tahu infonya dari grup komunitas. Syaratnya cuma aktivasi aplikasi TRING. Bisnya bagus, ber-AC, dan dapat banyak suvenir. Senang banget bisa pulang ke Brebes dengan nyaman,” katanya.

​”Balas Dendam” Positif dari Pegadaian

​Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil XI Semarang, M. Aries Aviani Nugroho, mengungkapkan bahwa misi utama program ini adalah memanjakan masyarakat. Ia bahkan menyebut program ini sebagai bentuk “balas dendam” positif atas kesulitan yang pernah dirasakan para pegawai Pegadaian saat dulu menjadi pemudik.

Makin Berkelas, New Honda Stylo 160 Hadir dengan Warna Spesial Burgundy di Jawa Tengah

​”Dulu kami repot saat mudik, sekarang biarlah kami yang bikin mudah urusan orang lain. Kami ingin masyarakat merasakan nyamannya mudik bersama Pegadaian. Ada bis AC, makan untuk buka puasa, hingga tim pendamping di setiap armada untuk memantau keamanan sepanjang jalan,” jelas Aries.

​Selain kursi gratis, Pegadaian juga memastikan kondisi fisik pemudik prima dengan menyediakan pemeriksaan kesehatan dasar seperti cek kolesterol dan suhu tubuh sebelum keberangkatan yang memakan waktu 5 hingga 12 jam tersebut.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement