BERITASEMARANG.ID – Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, menghadiri peringatan Nuzulul Qur’an tingkat Kota Semarang tahun 1447 H yang digelar di lapangan eks-Wonderia, Jumat (6/3/2025). Acara yang dirangkaikan dengan kegiatan Tarawih Keliling (Tarling) ini menjadi momentum penguatan nilai keagamaan sekaligus kepedulian sosial di tengah tantangan cuaca ekstrem.
Hadir dalam acara tersebut Wakil Wali Kota Semarang Iswar Aminuddin, jajaran Forkopimda, tokoh agama, serta ribuan masyarakat yang memadati lokasi untuk memperingati turunnya wahyu pertama Al-Qur’an.
Al-Qur’an sebagai Landasan Pelayanan Publik
Dalam sambutannya, Agustina menyampaikan bahwa Al-Qur’an bukan sekadar kitab suci, melainkan panduan universal dalam memimpin dan melayani masyarakat.
”Al-Quran ibarat mata air kebijaksanaan yang nilainya melampaui batas-batas perbedaan. Nilai keadilan, kemanusiaan, dan kasih sayang inilah yang menjadi pegangan saya dan Pak Iswar dalam menjalankan amanah,” ujar Wali Kota.
Ia menegaskan bahwa implementasi nilai Al-Qur’an di Kota Semarang diwujudkan melalui pengabdian sosial, terutama dalam memastikan akses kesehatan dan pendidikan yang merata bagi seluruh warga.
Apresiasi Petugas di Tengah Cuaca Ekstrem
Acara Nuzulul Qur’an kali ini juga dibayangi oleh kondisi cuaca ekstrem yang melanda Semarang beberapa hari terakhir. Agustina secara khusus memberikan apresiasi tinggi kepada para petugas lapangan dari BPBD, Dinas PU, Damkar, dan Dishub.
”Doa hari ini kita lantunkan untuk kesehatan seluruh petugas yang menghadapi tantangan bencana di Kota Semarang. Saya membayangkan, pasti teman-teman itu tidak beristirahat,” ungkapnya haru.
Terkait hal tersebut, ia mengimbau warga untuk turut membantu meringankan beban kota dengan disiplin menjaga kebersihan lingkungan.
- Menjaga saluran air: Memastikan tidak ada sumbatan.
- Pengelolaan sampah: Membuang sampah pada tempatnya.
- Kebersihan sebagai Ibadah: Menjadikan aksi menjaga lingkungan sebagai bentuk ketaatan kepada Tuhan.
Distribusi 20 Ribu Al-Qur’an & Persiapan MTQ Nasional
Pemerintah Kota Semarang juga secara simbolis menyerahkan bantuan kitab Al-Qur’an. Tercatat ada 20.000 kitab Al-Qur’an dari Yayasan Al-Fatihah yang siap didistribusikan ke seluruh kecamatan dan masjid.
Langkah ini diambil untuk mendukung program belajar mengaji bagi anak-anak sesuai dengan target RPJMD Kota Semarang. “Kita ingin setiap sore, anak-anak tertib belajar mengaji,” jelas Agustina.
Semarang Jadi Tuan Rumah MTQ Nasional ke-31
Kabar gembira lainnya, Kota Semarang terpilih menjadi tuan rumah MTQ Nasional ke-31 yang akan digelar pada September 2026. Ini merupakan kali pertama Semarang kembali menjadi tuan rumah setelah penantian selama 47 tahun.
Persiapan yang dilakukan meliputi:
- Penyediaan fasilitas bagi sekitar 11.000 tamu dari seluruh Indonesia.
- Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM).
- Wacana penyelenggaraan Lomba Rebana Nasional sebagai rangkaian acara pendukung.
”Tantangannya adalah membuat tamu nyaman, namun warga Semarang tetap tenang dan merasa memiliki acara besar ini,” tutupnya.

Komentar