BERITASEMARANG.ID – Menjelang momentum Ramadan dan Hari Raya Idulfitri 2026, PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah (JBT) mengambil langkah proaktif guna menjamin ketersediaan energi masyarakat. Pertamina menyiapkan tambahan pasokan LPG 3 kg sebanyak lebih dari 9 juta tabung untuk wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Langkah ini diambil untuk mengantisipasi lonjakan konsumsi rumah tangga yang biasanya terjadi selama arus mudik dan libur panjang Lebaran.
Rincian Tambahan Pasokan
Total pasokan ekstra yang disiapkan mencapai 9.047.530 tabung, yang terdiri dari dua skema penyaluran:
- Penyaluran Fakultatif: 5.902.480 tabung (distribusi pengganti pada hari libur/tanggal merah).
- Extra Dropping: 3.145.050 tabung (tambahan pasokan di luar distribusi reguler).
Secara distribusi wilayah, Jawa Tengah mendapatkan alokasi sebesar 8.225.930 tabung (naik 24,48% dari konsumsi normal), sementara wilayah DIY menerima tambahan 821.600 tabung (naik 19,9% dari konsumsi normal).
Jadwal Penyaluran Fakultatif
Untuk menjaga stabilitas stok di lapangan, penyaluran dilakukan secara bertahap pada tanggal-tanggal berikut:
- 17 Februari 2026: 1.181.680 tabung
- 19 Maret 2026: 1.573.600 tabung
- 21 Maret 2026: 1.573.600 tabung
- 3 April 2026: 1.573.600 tabung
Komitmen Pelayanan dan Harga
Area Manager Communication, Relations, & CSR Regional JBT, Taufiq Kurniawan, menegaskan bahwa penambahan ini bertujuan agar masyarakat tidak perlu khawatir akan kelangkaan stok di tingkat pangkalan.
”Kami memastikan tambahan pasokan LPG 3 kg ini dapat menjaga keandalan stok di lapangan, terutama di tingkat pangkalan, sehingga masyarakat tenang selama Ramadan hingga Lebaran,” ujar Taufiq dalam keterangan resminya, Minggu (15/3).
Pertamina juga mengingatkan masyarakat untuk membeli LPG 3 kg di pangkalan resmi agar mendapatkan harga sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah, yakni Rp18.000. Masyarakat dapat mengecek lokasi pangkalan terdekat melalui laman subsiditepatlpg.mypertamina.id.
Himbauan Subsidi Tepat Sasaran
Pertamina terus mengimbau masyarakat golongan mampu untuk beralih menggunakan produk non-subsidi seperti Bright Gas 5,5 kg atau 12 kg, guna memastikan LPG bersubsidi benar-benar dinikmati oleh masyarakat yang berhak.

Komentar