BERITASEMARANG.ID – PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah resmi menutup sementara operasional SPBU 44.502.07 di Jalan Sriwijaya, Kota Semarang, mulai Maret 2026. Langkah tegas ini diambil menyusul insiden terbakarnya satu unit sepeda motor di area SPBU tersebut beberapa waktu lalu.
Penutupan ini bertujuan untuk memberikan ruang bagi pembinaan personel serta perbaikan sarana dan prasarana. Pertamina berkomitmen memastikan standar keselamatan (HSSE) terpenuhi secara maksimal sebelum SPBU kembali melayani masyarakat.
Berdasarkan hasil investigasi lapangan dan rekaman CCTV, insiden bermula ketika seorang konsumen, Chiko Relisviano Ramadhan, mengisi BBM jenis Pertamax dalam kondisi kendaraan mogok.
Kronologi Kejadian
-. Penyebab Api: Setelah pengisian selesai, motor didorong keluar dari area dispenser. Saat mencoba dinyalakan, muncul percikan api yang diduga kuat berasal dari masalah sistem kelistrikan atau pengapian kendaraan.
-. Penanganan: Petugas SPBU bergerak cepat mengamankan area dan memadamkan api menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) hingga situasi terkendali.
Area Manager Communication, Relations, & CSR Regional Jawa Bagian Tengah, Taufiq Kurniawan, menyatakan keprihatinannya dan menegaskan bahwa kejadian ini menjadi bahan evaluasi serius.
”Pertamina melakukan penelusuran menyeluruh dan menjadikan ini sebagai penguatan aspek keselamatan. Kami imbau masyarakat untuk selalu memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan aman, terutama kelistrikan, guna mencegah risiko di SPBU,” ujar Taufiq.
Senada dengan itu, Giyono, operator yang bertugas saat kejadian, menyampaikan permohonan maaf secara terbuka dan berjanji akan meningkatkan kewaspadaan dalam pelayanan di masa mendatang.
Kepala Bidang Pencegahan Dinas Damkar Semarang, Eustachius Marsudi Wisnugroho Subowo, menekankan pentingnya respon cepat menggunakan APAR di fasilitas publik seperti SPBU.
”Penanganan kebakaran adalah tanggung jawab bersama. Kami terus berkoordinasi dengan Pertamina untuk memperkuat pelatihan pencegahan bagi para operator agar siap menghadapi kondisi darurat yang krusial,” jelasnya.
Selama SPBU Sriwijaya ditutup untuk pembinaan, masyarakat Semarang diimbau untuk mengisi BBM di lokasi alternatif terdekat:
-. SPBU 44.502.29 (Jl. Veteran)
-. SPBU 41.502.01 COCO (Jl. Ahmad Yani)
Pertamina juga menegaskan bahwa penggunaan APAR di SPBU dalam kondisi darurat tidak dipungut biaya alias gratis sebagai bagian dari fasilitas keselamatan publik.

Komentar