Pendidikan

Pesan Rektor UPGRIS ke Mahasiswa PPG: “Kalau Guru Salah Mendidik, Korbannya Satu Generasi

BERITASEMARANG.ID  – Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia (UPGRIS) resmi memulai perjalanan akademik bagi 369 calon guru profesional dalam acara Orientasi Akademik Pendidikan Profesi Guru (PPG) Tahun 2026. Bertempat di Aula Lantai 6 Kampus 4 UPGRIS pada Kamis (29/1), suasana penuh semangat menyelimuti para peserta yang datang dari berbagai penjuru daerah.

​Pesan Menohok Rektor: Tanggung Jawab Melampaui Profesi Medis

​Dalam sambutannya yang menggugah, Rektor UPGRIS, Dr. Sri Suciati, M.Hum., memberikan peringatan keras sekaligus motivasi tentang betapa vitalnya peran seorang pendidik. Ia membandingkan profesi guru dengan dokter untuk menunjukkan besarnya risiko yang diemban.

​“Kalau dokter salah mendiagnosis, taruhannya satu nyawa. Tetapi kalau guru salah mendidik, korbannya adalah satu generasi,” tegas Sri Suciati di hadapan ratusan mahasiswa.

​Ia mengingatkan bahwa menjadi mahasiswa PPG adalah amanah besar yang harus disyukuri, mengingat ketatnya persaingan untuk masuk ke program ini. Namun, ia juga menegaskan bahwa pendidikan ini bukanlah jalan yang mudah. Mahasiswa dituntut memiliki ketangguhan mental, kedisiplinan tinggi, dan kesiapan menghadapi beban akademik yang padat.

​Profil Peserta: Didominasi Bidang Olahraga

​Pada kesempatan yang sama, Direktur Pascasarjana UPGRIS, Prof. Dr. Harjito, M.Hum., memaparkan rincian peserta orientasi kali ini. Total 369 mahasiswa tersebut terbagi ke dalam beberapa bidang studi dengan komposisi yang cukup berimbang secara gender.

Jelang Ramadan, Pertamina Guyur Tambahan Satu Juta Lebih Tabung LPG 3 Kg di Jateng dan DIY

​Berikut adalah rincian persebaran peserta:

  • PJOK (Olahraga): 189 orang (Terbanyak)
  • PGSD: 123 orang
  • Pendidikan Pancasila: 29 orang
  • Bahasa Indonesia: 28 orang

​Secara demografi, peserta terdiri dari 184 laki-laki dan 185 perempuan, menunjukkan inklusivitas dan minat yang merata di dunia pendidikan.

​Membangun Profesionalisme Sejak Dini

​Orientasi ini bukan sekadar seremoni, melainkan langkah krusial untuk menyamakan persepsi antara penyelenggara dan calon guru. Fokus utamanya adalah menanamkan nilai-nilai profesionalisme agar para peserta memiliki kesiapan optimal dalam mengikuti pendidikan yang berkelanjutan.

​Melalui kegiatan ini, UPGRIS berharap dapat mencetak lulusan PPG yang tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat untuk menjaga masa depan generasi bangsa.

Sempat Terendam Banjir, Jalur KA Gubug-Karangjati, Selasa Sore Bisa Dilewati Kecepatan Terbatas

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement