beritasemarang.id/ – Komitmen PLN Indonesia Power dalam mengamankan infrastruktur strategisnya kembali diakui. Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Semarang atau PLTGU Tambak Lorok, salah satu pembangkit listrik krusial di Jawa Tengah, berhasil meraih Sertifikasi Level II dari Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) atas penerapan standar pelindungan objek vital. Sertifikasi ini merupakan pengakuan bahwa PLTGU Tambak Lorok telah menerapkan sistem pengamanan dan pelindungan sarana prasarana yang memenuhi ketentuan dalam Peraturan BNPT Nomor 3 Tahun 2020 tentang Pedoman Pelindungan Sarana dan Prasarana Objek Vital yang Strategis dan Fasilitas Publik. PLTGU Tambak Lorok memiliki peran strategis sebagai tulang punggung pasokan listrik di Jawa Tengah, terutama di wilayah Semarang dan sekitarnya. Dengan kapasitas yang signifikan, keamanan operasionalnya sangat vital untuk menjaga stabilitas sistem kelistrikan nasional.
Senior Manager PLN Indonesia Power UBP Semarang, Flavianus Erwin Putranto, yang menerima langsung sertifikasi tersebut di The Sultan Hotel and Residence, Jakarta, menyampaikan apresiasinya.
“Pencapaian Level II ini adalah hasil kerja keras dan komitmen seluruh tim dalam menerapkan standar keamanan kelas dunia. PLTGU Tambak Lorok bukan hanya sekadar pembangkit, tetapi aset nasional yang harus dilindungi. Sertifikasi BNPT ini memvalidasi bahwa sistem pengamanan kami sudah mumpuni untuk mencegah segala bentuk ancaman, termasuk tindak pidana terorisme,” ujar Flavianus Erwin Putranto.
Acara penyerahan sertifikasi ini disaksikan langsung oleh jajaran manajemen PLN Indonesia Power Head Office, termasuk Ridho Hutomo (Direktur Manajemen Human Capital) dan Heri Hermawan (Manager Health, Safety, Security II).
Ridho Hutomo menekankan bahwa keamanan objek vital adalah prioritas utama perusahaan.
“Total 12 unit PLN Indonesia Power, termasuk UBP Semarang, hari ini menerima sertifikasi dari BNPT. Ini menunjukkan bahwa sebagai produsen energi terbesar, kami memiliki zero tolerance terhadap ancaman yang dapat mengganggu pasokan energi nasional. Komitmen ini tidak akan berhenti di Level II, kami akan terus berupaya mencapai level tertinggi,” tegasnya.
Sertifikasi ini membuktikan bahwa sistem pengamanan (seperti pengawasan akses, kontrol perimeter, dan respons darurat) di PLTGU Tambak Lorok sudah terintegrasi dan efektif. Ke depan, PLN Indonesia Power UBP Semarang berkomitmen untuk menjadikan pencapaian ini sebagai fondasi untuk peningkatan berkelanjutan. Tim keamanan, akan terus melakukan simulasi dan pelatihan untuk memastikan kesiapsiagaan operasional dan keamanan tetap berada pada level tertinggi, demi menjamin kelancaran pasokan listrik bagi masyarakat dan industri.

Komentar