Semarang

Program RTLH Pemkot Semarang, Wujudkan Rumah Nyaman Bagi Suyono

BERITASEMARANG.ID  – Senyum bahagia tak lepas dari wajah Suyono, warga RT 03/RW 08 Kelurahan Bandarharjo. Hanya dalam waktu 10 hari, rumahnya yang dulu masuk kategori tidak layak huni (RTLH) kini telah bersalin rupa menjadi hunian yang sehat dan nyaman.

​Suyono merupakan salah satu penerima manfaat dari program strategis Pemerintah Kota Semarang yang fokus pada perbaikan kualitas hidup warga kelas bawah.

​“Tadinya rumah saya tidak layak huni, sekarang sudah bisa saya tempati bersama keluarga dengan nyaman. Terima kasih Ibu Wali Kota. Bantuan ini sangat berarti,” ungkap pria yang juga menjabat sebagai Ketua RT setempat ini.

​Intervensi Cepat: Rp20 Juta dalam 10 Hari

​Penyerahan bantuan senilai Rp20 juta dilakukan langsung oleh Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, dalam agenda “Temu Warga Lokal” di Kecamatan Semarang Utara, Jumat (9/1/2026).

​Bagi Pemkot Semarang, urusan rumah bukan sekadar dinding dan atap. Wali Kota menegaskan bahwa hunian layak adalah pondasi untuk menyelesaikan berbagai masalah sosial lainnya.

Kali Babon Meluap, Pemkot Semarang Gercep Evakuasi dan Salurkan Logistik di Rowosari-Meteseh

Fokus Utama Program RTLH:

  • Pengentasan Kemiskinan: Mengurangi beban pengeluaran warga untuk perbaikan rumah.
  • Pencegahan Stunting: Rumah yang sehat dengan sanitasi baik mencegah anak tumbuh kerdil.
  • Penataan Kawasan: Mempercantik wilayah pesisir agar tidak lagi terkesan kumuh.
  • Kesehatan Lingkungan: Memastikan sirkulasi udara dan cahaya matahari yang cukup bagi penghuni.

​Capaian 2025 dan Target Ambisius 2026

​Keberhasilan rumah Suyono hanyalah puncak gunung es dari masifnya program ini. Berdasarkan data Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim), Pemkot Semarang telah mencatatkan performa impresif sepanjang tahun lalu.

“Kami ingin memastikan tidak ada lagi warga Kota Semarang yang terpaksa tinggal di hunian yang membahayakan keselamatan maupun kesehatan keluarganya,” tegas Agustina.

​Tak Hanya Rumah: Menata Pesisir Secara Menyeluruh

​Selain meresmikan rumah Suyono, kunjungan Wali Kota di Semarang Utara juga menyasar berbagai proyek infrastruktur dan sosial yang krusial bagi warga pesisir, di antaranya:

Sempat Terendam Banjir, Jalur KA Gubug-Karangjati, Selasa Sore Bisa Dilewati Kecepatan Terbatas

  1. Akses Jalan: Peninjauan betonisasi di Jalan Lodan untuk mobilitas warga.
  2. Kesehatan: Peresmian Posyandu Minasari Bandarharjo.
  3. Sanitasi: Pengecekan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di Kampung Mangut.
  4. Ketahanan Pangan: Penyerahan bantuan bagi nelayan Tambak Mulyo yang terdampak cuaca ekstrem (angin barat).

​Melalui dialog langsung dalam “Temu Warga Lokal”, Pemkot Semarang berupaya memastikan bahwa setiap rupiah APBD yang dikeluarkan benar-benar menyentuh kebutuhan paling mendasar dan memberikan rasa aman bagi warganya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement