Semarang

Salurkan Dana Rp 1,7 Miliar: Aksi Nyata BAZNAS Kota Semarang Sejahterakan Umat di Penghujung 2025

BERITASEMARANG.ID  – Balai Kota Semarang menjadi saksi bisu mengalirnya berkah bagi ribuan warga. Melalui gelaran Pentasyarufan Massal Akhir Tahun 2025, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang resmi menyalurkan dana umat sebesar Rp1,7 miliar kepada mereka yang berhak menerima (mustahik), Selasa (30/12).

​Langkah nyata ini mendapat apresiasi tinggi dari Pemerintah Kota Semarang. Wakil Wali Kota Semarang, Iswar Aminuddin, menyebut momentum ini sebagai bukti transparansi dan amanahnya pengelolaan zakat di Ibu Kota Jawa Tengah.

​Zakat yang Menyentuh Berbagai Lini

​Bantuan yang disalurkan tidak hanya menyasar satu sektor, melainkan mencakup berbagai lapisan masyarakat yang membutuhkan dukungan ekonomi dan pendidikan. Berikut adalah rincian penerima manfaat:

 

    • Penerima Manfaat: 2.500 orang warga Semarang.
    • Sektor Pendidikan: Siswa kurang mampu dari jenjang TK, SD, hingga SMP.
    • Pilar Keagamaan: Guru ngaji dan marbot masjid yang telah mendedikasikan diri untuk umat.
    • Kesejahteraan Umum: Warga dengan kondisi ekonomi prasejahtera.

​”Di penghujung tahun 2025 ini, kita menjadi saksi bagaimana dana umat kembali ke umat. Keberkahan ini mengalir nyata kepada saudara-saudara kita yang membutuhkan,” ujar Iswar Aminuddin dengan penuh haru dalam sambutannya.

Jelang Ramadan, Pertamina Guyur Tambahan Satu Juta Lebih Tabung LPG 3 Kg di Jateng dan DIY

​Melahirkan Agen Perubahan: Beasiswa Produktif Angkatan ke-17

​Selain penyaluran dana, acara ini juga menjadi momen bersejarah dengan Pengukuhan Relawan Penerima Beasiswa Produktif Angkatan ke-17. Relawan-relawan muda ini diharapkan tidak hanya menjadi penerima bantuan, tetapi juga menjadi ujung tombak edukasi zakat di masyarakat.

​Iswar menekankan bahwa peran relawan sangat strategis untuk membangun kepercayaan publik. “Panjenengan mengemban tugas mulia. Sampaikan hal-hal positif tentang zakat di tengah masyarakat agar semakin banyak orang yang tergerak untuk berbagi,” tambahnya.

​Mengapa Harus BAZNAS?

​Pemerintah Kota Semarang terus mendorong warga untuk menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi. Iswar menegaskan bahwa BAZNAS telah teruji bertahun-tahun dalam mengelola dana secara tepat sasaran dan berkelanjutan.

​Dengan penyaluran akhir tahun ini, diharapkan angka kemiskinan di Kota Semarang dapat terus ditekan dan kualitas pendidikan bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera dapat terus terjaga hingga tahun-tahun mendatang.

Sempat Terendam Banjir, Jalur KA Gubug-Karangjati, Selasa Sore Bisa Dilewati Kecepatan Terbatas

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement