Nasional

Sinergi BPH Migas Dan PGN Pastikan Libur Nataru 2026 Tanpa Kendala

BERITASEMARANG.ID  – Di tengah hiruk-pikuk perayaan Natal 2025 dan menyambut Tahun Baru 2026, kepastian pasokan energi menjadi prioritas utama. Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) bersama PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) bergerak cepat melakukan monitoring langsung ke lapangan untuk memastikan distribusi gas bumi di wilayah Jawa Timur tetap andal dan stabil.

​Kunjungan kerja yang berlangsung pada Jumat (26/12/2025) ini menyasar titik-titik krusial, mulai dari offtake station hingga pelanggan industri dan layanan publik.

​Suplai Melimpah, Operasional Stabil

​Kepala BPH Migas, Wahyudi Anas, menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir. Berdasarkan pantauan tim di lapangan, kondisi penyaluran gas bumi saat ini justru berada pada level yang sangat aman dengan kapasitas yang lebih dari cukup.

​”Suplai gas bumi selama periode Nataru berada dalam kondisi sangat aman. Tidak ada kendala operasional, sistem distribusi normal, dan sektor kelistrikan tetap stabil,” ujar Wahyudi dengan optimis.

​Efisiensi Nyata: RS William Booth Hemat 53%

​Salah satu momen menarik dalam kunjungan ini adalah pengakuan dari RS William Booth Surabaya. Rumah sakit yang telah setia menggunakan gas bumi sejak tahun 1998 ini melaporkan catatan luar biasa: nol gangguan pasokan selama 27 tahun.

Jelang Ramadan, Pertamina Guyur Tambahan Satu Juta Lebih Tabung LPG 3 Kg di Jateng dan DIY

​Selain keandalan, faktor ekonomi menjadi daya tarik utama. Penggunaan gas bumi terbukti mampu memberikan efisiensi biaya hingga 53% bagi pihak rumah sakit, sebuah angka signifikan yang membantu optimalisasi operasional layanan kesehatan.

​Strategi “Benteng” PGN Selama Nataru

​Untuk menjaga kelancaran ini, PGN tidak main-main. Direktur Manajemen Risiko PGN, Eri Surya Kelana, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyiagakan Satgas Nataru yang bekerja ekstra sejak November hingga 11 Januari mendatang.

​PGN menerapkan tiga strategi utama:

  1. Keandalan Infrastruktur: Memastikan seluruh jaringan pipa dalam kondisi prima.
  2. Pemenuhan Kontrak: Menjamin semua pasokan sesuai komitmen pelanggan.
  3. Solusi Alternatif: Menyiapkan pasokan beyond pipeline seperti CNG (Compressed Natural Gas) untuk area yang membutuhkan.

​Fokus pada Industri & Kelistrikan

​Di wilayah Jawa Timur dan sekitarnya (SOR III), realisasi penyaluran gas mencapai angka 236 – 241 BBTUD. General Manager PGN SOR III, Hedi Hedianto, menjelaskan bahwa pasokan besar ini dialokasikan untuk menggerakkan objek vital nasional, termasuk pembangkit listrik di Tambak Lorok, Gresik, dan Batang.

​Kunjungan juga dilakukan ke PT Indospring Tbk di Gresik. Perusahaan otomotif raksasa ini mengonsumsi sekitar 1,2 juta standar kaki kubik gas per bulan dan tengah melakukan ekspansi pabrik baru, membuktikan bahwa energi bersih dari PGN menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah.

Sempat Terendam Banjir, Jalur KA Gubug-Karangjati, Selasa Sore Bisa Dilewati Kecepatan Terbatas

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement