BERITASEMARANG.ID – Universitas Diponegoro (UNDIP) resmi menggandeng Universitas Prasetiya Mulya dalam penguatan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi. Kolaborasi strategis ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang berlangsung di Ruang Sidang Rektor, Gedung Widya Puraya, Semarang, pada Jumat (6/2/2026).
Penandatanganan dilakukan langsung oleh Rektor UNDIP, Prof. Dr. Suharnomo, S.E., M.Si., bersama Rektor Universitas Prasetiya Mulya, Dr. Hassan Wirajuda, S.H., MALD., LL.M., SJD. Kerja sama ini mencakup perluasan jangkauan di bidang pendidikan, penelitian, hingga pengabdian kepada masyarakat.
Fokus pada Relevansi dan Manfaat Nyata
Dalam sambutannya, Prof. Suharnomo menyampaikan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah penting bagi UNDIP untuk terus membuka diri terhadap peluang inovasi. Ia menekankan bahwa sesuai arahan dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, perguruan tinggi harus hadir sebagai solusi bagi persoalan di tengah masyarakat.
”Suatu kehormatan bagi UNDIP dipilih oleh Universitas Prasetiya Mulya. Kami sangat terbuka. Ada banyak peluang kerja sama dan kebutuhan lainnya yang dapat kita diskusikan lebih lanjut agar universitas tetap relevan dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Prof. Suharnomo.
Beliau juga memaparkan beberapa program konkret UNDIP yang telah berjalan, seperti:
- Penanganan Stunting: Melalui pengerahan mahasiswa KKN di wilayah Brebes bekerja sama dengan Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM).
- Kelestarian Lingkungan: Kolaborasi internasional dengan Liverpool University dalam penanganan limbah logam.
Semangat Saling Menginspirasi
Senada dengan hal tersebut, Rektor Universitas Prasetiya Mulya, Dr. Hassan Wirajuda, menyatakan kebanggannya atas kemitraan ini. Baginya, UNDIP merupakan institusi besar yang menjadi referensi penting bagi perkembangan Universitas Prasetiya Mulya ke depan.
”Harapannya tidak hanya berhenti pada nota kesepahaman, tetapi benar-benar melaksanakan apa yang tertuang di dalamnya. Universitas Prasetiya Mulya yang masih berkembang ini perlu belajar dari Universitas Diponegoro,” ungkap Dr. Hassan.
Kehadiran Tokoh Kunci
Prosesi ini turut disaksikan oleh jajaran pimpinan dari kedua belah pihak, di antaranya:
- Dari UNDIP: Wakil Rektor Riset, Inovasi, dan Kerja Sama (Wijayanto, Ph.D.), Direktur Inovasi dan Kerja Sama (drh. Dian Wahyu Harjanti, Ph.D.), serta tim kemitraan strategis lainnya.
- Dari Universitas Prasetiya Mulya: Direktur Akademik (Dr. Agus Salim, CFA) dan Wakil Direktur Sub-Direktorat Pendidikan dan Kualitas Pembelajaran (Dr. M. Setiawan Kusmulyono, M.M.).
Melalui kerja sama ini, kedua universitas berkomitmen untuk melahirkan inovasi yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memberikan dampak ekonomi dan sosial yang signifikan bagi masyarakat luas.

Komentar