Semarang

Sinergi Polri-TNI Amankan Semarang, Agustina Wilujeng: Optimis Lebaran Kondusif

BERITASEMARANG.ID – Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, memberikan apresiasi tinggi terhadap kesiapan jajaran Polrestabes Semarang, Kodim 0733, serta unsur Forkopimda dalam menjaga stabilitas keamanan Ibu Kota Jawa Tengah menjelang Idulfitri 1447 H. Hal ini disampaikan usai menghadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Candi 2026 di Lapangan Pratisarawirya, Kamis (12/3).

​Wali Kota menyoroti keberhasilan aparat dalam melakukan sterilisasi kota melalui pemberantasan peredaran narkoba dan minuman keras (miras) selama tiga bulan terakhir. Langkah preventif ini dinilai krusial untuk memastikan kenyamanan warga dan pemudik yang akan masuk ke wilayah Semarang.

​“Kami melihat hasil luar biasa dari Kapolrestabes dan jajaran. Termasuk momen heroik saat menjaga kondusivitas kota kala gelombang demonstrasi tahun lalu. Dengan pengamanan yang solid ini, kami optimis stabilitas Semarang tetap terjaga sepanjang perayaan Lebaran,” ujar Agustina.

​Fokus Tiga Poin Utama

​Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang juga telah menggelar High Level Meeting (HLM) guna mematangkan strategi manajerial. Terdapat tiga poin utama yang disepakati untuk mengawal arus mudik dan balik:

  1. Kenyamanan Pemudik: Menjamin keamanan di seluruh fase perjalanan.
  2. Pengendalian Inflasi: Menjaga stabilitas harga pangan agar tidak melonjak.
  3. Posko Bersama: Membangun pusat komando terpadu untuk sinkronisasi informasi lapangan.

​Sektor religi pun tidak luput dari perhatian. Kanwil Kementerian Agama Kota Semarang memastikan seluruh masjid di jalur mudik dalam kondisi bersih dan layak pakai, serta datanya terintegrasi dengan sistem informasi Pemkot.

Lurah Tlogosari Kulon Ajak Warga RW 27 Perkuat Silaturahmi: “Rezeki Lapang Berawal dari Hubungan yang Baik”

​Integrasi Teknologi “Libas”

​Inovasi mencolok tahun ini adalah integrasi data antara sistem Pemkot Semarang dengan aplikasi Libas (Polisi Hebat Semarang) milik Polrestabes. Kolaborasi ini memungkinkan pemudik memantau kondisi kota secara real-time.

​“Jika ada pemudik yang kehilangan anggota keluarga di rest area atau butuh bantuan darurat, mereka bisa langsung unduh aplikasi Libas untuk memantau CCTV saat itu juga (on time). Informasi Park and Ride juga sudah terintegrasi,” jelasnya.

​Menutup keterangannya, Agustina berharap sinergi lintas instansi ini memberikan kesan mendalam bagi pemudik. “Kami ingin memastikan setiap orang yang singgah di Semarang dapat merayakan hari kemenangan dengan perasaan nyaman dan bahagia,” pungkasnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement